Tambak Udang Milik PT Bumi Subur Dikeluhkan Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tempat saluran air limba  yang kluar masuk jika panen. SP/Lim
Tempat saluran air limba yang kluar masuk jika panen. SP/Lim

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Tambak udang milik PT. Bumi Subur yang sudah lama beroperasi di Dusun Meleman Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang , terus menjadi sorotan publik.

Satu per satu, seolah terkuak. Bermula dari kasus dugaan pencurian udang pada Mei kemarin, saat ini, sejumlah persoalan lain, menjadi catatan terpenting. Informasi sejumlah dugaan penyimpanganpun sampai ke telinga para  wartawan.

Hasil pantauan di lapangan, tambak milik PT Bumi Subur menyebabkan penyempitan sungai yang berdampak pada lahan pertanian warga. Tak hanya itu, ijin tambak diduga  masih meragukan  kebenarannya, pembuangan limbah yang  mengalir ke laut juga diduga timbulkan pencemaran, Bahkan, Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijanjikan PT Bumi Subur, menurut keterangan sejumlah pihak, tak ada realisasinya.

Awak media memantau di lokasi sekitar tambak, ada aliran sungai dari dalam tambak melewati bawah pagar terhubung ke laut. Ada satu aliran, terpasang pagar tak ubahnya penyaring dari bambu. Dari aliran tersebut, sesekali keluar warna coklat (keruh) dan diikuti sampah.

Ada  dugaan pembuangan limbah tambak udang milik PT. Bumi Subur, tidak sesuai dengan mekanisme yang ada, tidak ada proses terlebih amdal. Di sisi lain , Direktur PT. Bumi Subur, Hendra, saat dikonfirmasi awak media berkata, jika pihaknya telah mentaati aturan pemerintah.

"Sebenarnya itu kan take over ya, mulai awal tambak itu ya seperti itu," kata Hendra, Jum'at (7/6/2020).

Ditanya terkait pembuangan limbah ke sungai langsung mengalir ke laut hingga timbulkan pencemaran, Hendra menjawab pihaknya menunggu hasil kajian ahli.

"Itu mestinya orang yang ahli yang mengkaji. Soalnya di sekitar tambak ya banyak orang mancing ikannya juga banyak, dan di tambak itu, seharusnya tidak ada limbah harusnya. Jadi pokoknya ketentuan pemerintah itu kita ikuti," imbuhnya.

Sementara ditanya soal izin petak tambak, Hendra juga menegaskan sudah beres.   "Ada (izinnya), ya sudah ditutup dari dulu kalau izinnya tidak kompit. Salah itu (informasinya), kita maunya legal, semua ketentuan kita penuhi," terang Hendra.

Selebihnya, dikonfirmasi soal CSR menindak lanjuti hasil sidak Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang diwaktu sebelumnya, yang mendapati jika PT. Bumi Subur sepertinya belum pernah memberikan CSR terhadap warga sekitar, Hendra menjawab seolah dirinya berbalik bertanya, yang dimaksud CSR itu yang seperti apa.

"Perlu minta penjelasan yang dimaksud itu apa," pangkas Hendra.

Dugaan limbah ini dikeluhkan beberapa warga sekitar. Mereka menyatakan  bahwa lebih dari 20 petani yang merasa di rugikan karna akibat tanah yang di sekitar tambak itu tidak berproduksi dengan baik. Dan pihak PT Bumi Subur berjanji mengganti, tapi kenyataannya hanya janji saja.

"Ya benar mas , saya tahu sudah lama kasus tambak dari dulu gak ada habisnya, selalu bermasalah. Terutama masalah ke lingkungan masyarakat sekitar. Karena dampak adanya tambak itu sawah saya tidak produktif dan jika ditanami selalu mati, karena adanya air asin masuk ke sawah tersebut," ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Dari Informasi masyarakat, bahwa warga akan mendemo tambak udang jika hal tersebut masih saja tidak ditindak lanjuti. Lim

Berita Terbaru

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Destinasi wisata Sumber Takir, yang merupakan sebuah pemandian alami yang terletak di Dusun Krajan Barat, Desa Jokarto, Kecamatan…

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemandian Selokambang yang terletak di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyimpan keindahan…

Bumi Perkemahan Glagaharum Bakal Jadi Wisata Baru di Lereng Gunung Semeru Lumajang

Bumi Perkemahan Glagaharum Bakal Jadi Wisata Baru di Lereng Gunung Semeru Lumajang

Minggu, 22 Feb 2026 14:47 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumjang - Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang tengah menyiapkan Bumi Perkemahan Glagaharum seluas sekitar 10 hektare yang berada…

Solenoid Transmisi Bermasalah, Lexus Recall LX500d dan LX600 di Pasar Australia

Solenoid Transmisi Bermasalah, Lexus Recall LX500d dan LX600 di Pasar Australia

Minggu, 22 Feb 2026 14:26 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek kendaraan mewah, Lexus baru-baru ini menarik kembali atau recall model LX500d dan LX600 di Australia, lantaran adanya masalah…

Transmisi Bermasalah, Lexus Recall LX500d dan LX600 di Pasar Australia

Transmisi Bermasalah, Lexus Recall LX500d dan LX600 di Pasar Australia

Minggu, 22 Feb 2026 14:26 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek kendaraan mewah, Lexus baru-baru ini menarik kembali atau recall model LX500d dan LX600 di Australia, lantaran adanya masalah…

Siap Meluncur 2027, Ford Siapkan Truk Listrik Terjangkau untuk Keluarga

Siap Meluncur 2027, Ford Siapkan Truk Listrik Terjangkau untuk Keluarga

Minggu, 22 Feb 2026 14:19 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal Amerika Serikat, Ford saat ini tengah menghadapi persaingan ketat dengan memilih jalur baru dengan menghadirkan mobil…