Ratusan Warga Kedak Kediri Demo Tolak Rapid Test

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kepolisian Kediri Kota saat menjaga aksi demo warga yang menolak rapid test Covid-19
Petugas kepolisian Kediri Kota saat menjaga aksi demo warga yang menolak rapid test Covid-19

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sedikitnya 200 warga melakukan aksi demo di pintu masuk lingkungan Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Senin (8/6/2020). Warga menolak rapid rest Covid-19 yang dilakukan tim gugus tugas Kabupaten Kediri. Selain itu mereka juga meminta adanya pembukaan portal yang selama ini sudah menutup akses jalan di lingkungannya. 
 
Sejak pukul 08.00 WIB aksi demo digelar warga. Sejumlah poster bertuliskan 'tolak keras rapid test' dipasang di pagar akses pintu masuk di lingkungannya. Mereka berteriak meminta pemerintah desa untuk segera membuka pagar yang selama ini sudah menutup akses warga.
 
Abidin, salah satu warga mengatakan, penolakan dilakukan karena kondisi warga dalam keadaan sehat dan sudah menjalani isolasi mandiri.
 
"Kita semua disini sudah melakukan isolasi mandiri di rumah selama dua minggu dan kita semua sehat," ujarnya.
 
Selain penolakan rapid test warga juga menuntut pembukaan portal yang sudah menutup akses jalan warga selama dua minggu lebih. "Penutupan jalan ini juga mengakibatkan warga tidak bisa keluar masuk. Sudah tiga minggu ini kita tidak bisa beraktivitas, kita ingin portal ini segera dibuka," tambahnya.
 
Aksi berlangsung damai, petugas kepolisian yang berjaga pun akhirnya memberikan penjelasan warga. Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indriyana yang juga dilokasi juga mengajak warga untuk berdiskusi dan memberikan penjelasan. Usai mendapat penjelasan petugas, warga sepakat mengikuti arahan dari petugas kepolisian maupun petugas medis.
 
Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indriyana mengatakan, hasil komunikasi maka akan dilakukan penjagaan selama 24 jam di depan pintu masuk lingkungan. 
 
"Sebenarnya apa yang dimaksud warga sama untuk kesehatan semua. Warga ingin adanya penjagaan 24 jam. Maka dari itu nanti disini akan kita bangun posko Covid-19 dari petugas gabungan yang juga melibatkan warga sekitar," jelasnya.
 
Lanjut AKBP Miko, untuk rapid test tetap akan dilakukan tetapi melalui seleksi petugas. Pasalnya selama ini warga sudah melakukan isolasi mandiri di rumah.
 
"Nanti warga yang sehat dan yang memiliki gangguan kesehatan akan kita pisahkan. Yang sehat bisa melakukan aktivitasnya dan yang memiliki gejala maka tetap akan kita isolasi. Dan yang menentukan ini nanti petugas gabungan," tandasnya.
 
Sejauh ini warga Desa Kedak melakukan isolasi mandiri sejak puluhan warga terpapar positif Covid-19. Sebanyak 27 warga positif akibat terpapar klaster rokok mustika Tulungagung. Saat ini mereka sedang menjalani karantina di gedung SDN Kedak 2 Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Can
 

Berita Terbaru

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution. S.I.K M.H hadir ditengah tengah masyarakat melaksanakan ibadah Salat Jumat Bersama…

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersiap memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi penambahan modal dengan m…

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers menunjukkan kebangkitan pada hari kedua Singa Cup 2026. Setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka, skuad p…

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…