Koni Jatim Prioritaskan Keselamatan Atlet

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketum Koni Jatim Ir. H. Erlangga Satriagung. SP/SS YouTube streaming
Ketum Koni Jatim Ir. H. Erlangga Satriagung. SP/SS YouTube streaming

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Sejak Jawa Timur diterapkan sebagai zona merah atau darurat virus corona pada 27 Maret 2020, semua aktivitas puslatda dialihkan menjadi latihan mandiri atau TFH ( Training From Home): Pola pelatihan mandiri adalah cara berlatih di rumah masing-masing. Setiap Atlet Puslatda melaksanakan latihan fisik, teknik, dan taktik di rumah masing-masing dengan program Latihan yang disusun oleh pelatih.“Meskipun latihan di rumah, KONI Jatim tetap memantau perkembangan para atlet. Kami kawal dengan serius (Sport Sains) ujar Erlangga

 

Ketum Koni Jatim Ir. H. Erlangga Satriagung   menyampaikan dikarenakan adanya pandemi covid1-9 skala prioritas Jatim  saat ini bukanlah prestasi yang diutamakan, melainkan yang pertama adalah keselamatan,ke dua adalah kesehatan para atlet. Sedangkan prestasi masuk skala prioritas ketiga. Skala prioritas ini berbeda dari tahun sebelum-sebelumnya dimana prestasi adalah yang pertama dan diutamakan. Namun karena adanya pandemi covid-19 haruslah tetap memperhatikan keutamaan atlet.

 

Untuk memperhatikan kesehatan para atlet, Koni Jatim telah mengaku mengawal dengan serius dan mempersiapkan atlet puslatda PON XX mendapat pengawalan dari tim psikologi, ahli gizi dan dokter. “Saat ini ada 20 orang psikolog untuk mengawal atlet semua cabor. Juga tim fisik. Kita juga ada 16 dokter dan 8 orang ahli gizi,” jelas Erlangga.Ana01

 

 


 

Berita Terbaru

Pemkab Gresik Perkuat Perlindungan Anak PMI Lewat Penyerahan Dokumen Asal Usul dan Adminduk

Pemkab Gresik Perkuat Perlindungan Anak PMI Lewat Penyerahan Dokumen Asal Usul dan Adminduk

Selasa, 13 Jan 2026 17:49 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi hak-hak anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Bupati G…

Wanita Diduga ODGJ Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Ditemukan Tewas

Wanita Diduga ODGJ Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Ditemukan Tewas

Selasa, 13 Jan 2026 17:34 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Jasad janda beranak dua yang bunuh diri dengan cara ceburkan diri di Sungai Brantas pada Senin (12/1) kemarin berhasil ditemukan…

Setelah Diancam Digugat, Satpol PP Lamongan Segera Tertibkan Toko Kelontong 24 Jam

Setelah Diancam Digugat, Satpol PP Lamongan Segera Tertibkan Toko Kelontong 24 Jam

Selasa, 13 Jan 2026 15:51 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan akhirnya angkat bicara, terkait maraknya toko kelontong yang beroperasi s…

Diduga Gelapkan Dana Desa Rp370 Juta, Pemuda Lira Laporkan Kades Mliriprowo ke Kejaksaan

Diduga Gelapkan Dana Desa Rp370 Juta, Pemuda Lira Laporkan Kades Mliriprowo ke Kejaksaan

Selasa, 13 Jan 2026 15:33 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Organisasi kepemudaan, Pemuda  Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda - Lira) mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, …

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tongkat komando Polres Blitar Kota resmi beralih, dan kursi kedudukan Kapolres Blitar Kota resmi  diduduki oleh AKBP Kalfaris …

Pesona Alami Kedung Cinet, di Gandrung-gandrung Grand Canyon Mini Jombang

Pesona Alami Kedung Cinet, di Gandrung-gandrung Grand Canyon Mini Jombang

Selasa, 13 Jan 2026 14:56 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Keajaiban alam berupa ngarai sempit dengan aliran sungai jernih yang dikenal dengan nama Kedung Cinet kerap dijuluki sebagai Grand…