Hadapi New Normal, DPRD Kota Kediri Usul Dana Prodamas Dikembalikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisi A DPRD Kota Kediri saat melakukan rapat dengar pendapat bersama OPD terkait
Komisi A DPRD Kota Kediri saat melakukan rapat dengar pendapat bersama OPD terkait

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menghadapi masa new normal atau era normal baru, DPRD Kota Kediri mengusulkan ke Pemkot Kediri untuk mengkaji pengembalian dana Program Pemberdayaan Masyarkat (Prodamas). Pasalnya, pengembalian dana tersebut dinilai dapat membantu masyarakat secara langsung dalam pemulihan ekonomi.
 
Ketua Komisi A DPRD Kota Kediri, Reza Darmawan mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Pemkot Kediri dalam memberlakukan normal baru lebih cepat dari daerah lain. Sebab langkah tersebut dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Kota Kediri.
 
"Kita dorong Pemkot Kediri melakukan terobosan dan memberikan subsidi untuk pemulihan ekonomi dalam masa normal baru. Seperti terobosan program yang berhubungan langsung dengan masyarakat, salah satunya kita dorong untuk mengkaji pengembalian dana Prodamas," ujarnya usai rapat dengar pendapat diruang Komisi A DRPD Kota Kediri, Selasa (9/6/2020).
 
Menurutnya, pengembalian dana Prodamas yang tidak harus utuh 100% nantinya sangat membantu masyarakat secara langsung dan merasakan dalam pemulihan ekonomi. 
 
"Perlu diingat di Kota Kediri ini perputaran uang di pemerintah lebih besar dibanding swasta. Jadi usulan mengembalikan dana Prodamas yang tidak besar dan hanya kisaran Rp 15 - 30 Juta diharapkan dapat membantu perputaran uang di masyarakat. Kita usulkan agar Pemkot Kediri segera melakukan kajian," tandas pria yang juga politisi PAN.
 
Ia menegaskan, pengembalian dana Pordamas ini bisa bersinergi dengan program normal baru pemerintah pusat. Sebab poin dari normal baru tersebut yakni pemulihan ekonomi. 
 
"Menurut saya ini sangat efisien untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Untuk teknisnya nanti biar Pemkot yang membahas karena mereka yang lebih paham dengan program itu," pungkasnya.
 
Lanjut Reza, sejauh ini langkah Pemkot Kediri dalam penanganan Covid-19 sudah sangat baik. Terlebih dalam pendataan penerima bantuan yang saat ini sudah berjalan.
 
Reza juga mengaku dalam penanganan Covid-19 sangat dibutuhkan data penduduk yang akurat. Pasalnya, dengan data akurat yang tersinkronisasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan berdampak besar pada penanganan Covid-19 saat ini.
 
"Selain pengkajian pengembalian dana Prodamas, kita juga dorong Pemkot Kediri melakukan pendataan lokal. Sebab dengan pendataan lokal yang tersinkronisasi, saya yakin sangat berpengaruh besar dalam penanganan Covid-19, sehingga bisa lebih cepat dan tepat sasaran," imbuhnya. Can

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…