Gedung Tenis Indoor di Jombang Dialihfungsikan Jadi Ruang Isolasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pesiapan ruang isolasi di Gedung Tenis Indoor, Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)
Pesiapan ruang isolasi di Gedung Tenis Indoor, Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Gedung Tenis Indoor di Jalan Kusuma Bangsa, Kabupaten Jombang Jawa Timur, yang biasanya digunakan untuk aktivitas olah raga, kini dialihfungsikan sementara menjadi tempat isolasi.

Ruang isolasi tersebut dipersiapkan untuk menampung pasien yang reaktif hasil dari rapid test. Isolasi ini merupakan cadangan dari rumah isolasi di STIKES Pemkab Jombang.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab menjelaskan, bahwa ruang isolasi di tenis indoor ini diperisapkan dengan kapasitas sekitar 40 bed.

"Di STIKES Pemkab Jombang kan ada 57 orang yang menempati. Jadi kita persiapkan aja ya. Mudah-mudahan ini gak sampai ditempati, yang di stikes semoga cepat sembuh ya," jelasnya, kepada jurnalis, Jumat (12/6/2020).

Mundjidah menerangkan, bahwa isolasi di tenis indoir ini dipergunakan untuk pasien reaktif. Jadi hasil rapid test kalau reaktif maka akan dibawa ke isolasi tenis indoor.

Untuk fasilitas air di isolasi tenis indoor juga sudah dipersiapkan oleh Pemkab Jombang. Belajar dari pengalaman di stikes, agar tidak terulang kembali. Maka soal ini sudah di evaluasi.

"Untuk air sudah disiapkan. Air di musala, di kamar mandi, sudah keluar semua. Debit air Insya Allah cukup, kualitas air juga bagus, artinya jernih. Karena gedung ini sering digunakan," tukasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran mengatakan, untuk penanganan pasien sesuai protokol yang dikeluarkan Kemenkes, bahwa pasien terdampak Covid-19 yang positif dari swab langsung dilakukan penanganan.

"Kalau mereka sakit kita lakukan pengobatan di rumah sakit rujukan mauoun penyangga. Kalau sehat, boleh kemuedan ditaruh di rumah isolasi yang sudah ditetapkan oleh kepala daerah," katanya.

Pudji memaparkan, kalau di rumah sakit tetap diberikan obat-obatan sesuai standar yang telah ditetapkan Kemenkes, seperti anti virus, klorokuin dan vitamin c. Vitamin c juga suporting gizi.

"Kemudian aktivitas yang kita berikan kepada mereka untuk tetap bisa menjaga kondisi menjadi fit. Itu yang kita harapkan, semoga pasien yang terkonfirm segera sembuh. Dan hasil swab dinyatakan negatif," paparnya.

Masih menurut penjelasan Pudji, untuk pasien yang sudah berada di stikes, itu tidak perlu menggunakan treatment medika mentosa seperti di rumah sakit. Mereka lebih kita suport dengan pemberian vitamin.

"Dan gizi yang tercukupi, makan minum setiap harinya. Termasuk gerak badan mereka kita suport dengan alat olah raga, agar mereka tetap kondisi prima dalam menjalani masa isolasi sampai hasil swab negatif," pungkasnya.(suf)

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…