Masa Karantina Desa di Jombang Berakhir, Sebagian Warga Tolak Rapid Test

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Posko Terpadu Pencegahan Covid-19 Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Jombang. (SP/M. Yusuf)
Posko Terpadu Pencegahan Covid-19 Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

 SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ratusan warga dalam satu RT di Desa Plosokerep Kecamatan Sumobito dikarantina mulai 28 Mei bulqn kemarin.

Namun saat ini, masa karantina warga di lingkungan RT 02, RW 0, Desa Plosokerep kini telah berakhir setelah menjalani selama 14 hari.

Koordinator Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengatakan, bahwa warga satu RT tersebut selesai dalam menjalani masa karantina pada Kamis, (11/6/2020)," katanya, Senin (15/6/2020).

Agus mengungkapkan, karantina wilayah dilakukan karena ada lima warga setempat yang dinyatakan positif Covid-19. Sehingga, 144 jiwa di RT 02 RW 04 Desa Plosokerep diminta menjalani isolasi di wilayah tersebut.

"Tapi sebelum karantina wilayah berakhir pada Kamis (11/6), pihak gugus tugas melakukan rapid test kepada seluruh warga di RT itu untuk memastikan paparan Covid-19," ungkapnya.

Namun menurut penjelasan Agus, sebagian warga sebanyak 26 orang di lokasi tersebut menolak untuk dilakukan rapid test sesaat sebelum berakhirnya karantina wilayah.

"Jadi kemarin itu setelah penutupan isolasi wilayah, teman-teman melakukan tracing dan mau melakukan rapid test. Namun pihak masyarakat menutup diri," jelasnya.

Dengan adanya penolakan itu, terang Agus, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang melakukan pendekatan kepada warga RT 02 RW 04. Bahwa rapid test dinilai perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana paparan Covid-19 di Desa Plosokerep.

"Kita akan berusaha melakukan pendekatan, agar masyarakat mau melakukan rapid test. Karena hal itu demi kita semua, demi dirinya, keluarganya dan masyarakat secara umum," terangnya.

Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno membenarkan terkait penolakan warga Desa Plosokerep yang enggan melakukan rapid test.

"Kami belum bisa memastikan, apakah rapid test ini akan dilakukan kembali atau tidak. Yang pasti, pihak gugus tugas sedang berupaya memberikan edukasi kepada warga agar mau menjalani rapid test," pungkasnya.

Perlu diketahui, dari hasil rapid test, 15 orang di lingkungan RT 02, RW 04 dinyatakan reaktif. Dan 15 orang tersebut saat ini dinyatakan positif Covid-19 berdasar hasil dari tes swab.(suf)

Berita Terbaru

Kolaborasi The People’s Cafe dan Bu Rudy Angkat Kuliner Dengan Cita Rasa Local

Kolaborasi The People’s Cafe dan Bu Rudy Angkat Kuliner Dengan Cita Rasa Local

Jumat, 08 Mei 2026 15:49 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kolaborasi antara The People’s Cafe dan Bu Rudy menghadirkan sejumlah menu berbasis kuliner lokal yang kini tersedia di berbagai gerai …

Bongkar Kasus Joki UTBK, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Apresiasi Langkah Cepat Polrestabes

Bongkar Kasus Joki UTBK, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Apresiasi Langkah Cepat Polrestabes

Jumat, 08 Mei 2026 15:02 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Surabaya dalam mengungkap kasus joki…

Tidak Pulang Beberapa Hari, Remaja Putri 14 Tahun di Blitar Jadi Korban TPPO

Tidak Pulang Beberapa Hari, Remaja Putri 14 Tahun di Blitar Jadi Korban TPPO

Jumat, 08 Mei 2026 14:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Secepat kilat, Sat.Redkrim Polres Blitar bergerak ungkap dan tangkap yang dduga pelaku TPPO, atas laporan orang tua korban HSA 14…

Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Bongkar Gudang Rokok Ilegal, Jutaan Batang Diamankan

Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Bongkar Gudang Rokok Ilegal, Jutaan Batang Diamankan

Jumat, 08 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Operasi gabungan Satpol PP Kabupaten Gresik bersama Bea Cukai Gresik berhasil mengungkap gudang penyimpanan rokok ilegal di sebuah r…

Mudahkan Masyarakat, Pemkot Madiun Fasilitasi 52 Jenis Layanan Terpusat di Mal Pelayanan Publik

Mudahkan Masyarakat, Pemkot Madiun Fasilitasi 52 Jenis Layanan Terpusat di Mal Pelayanan Publik

Jumat, 08 Mei 2026 12:46 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai sarana untuk memudahkan dalam pemberian layanan ke masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur telah…

Bansos TPA Pojok Cair Pekan Depan Sebesar Rp 1,8 Juta, Penerima Bertambah Jadi 3.315 KK

Bansos TPA Pojok Cair Pekan Depan Sebesar Rp 1,8 Juta, Penerima Bertambah Jadi 3.315 KK

Jumat, 08 Mei 2026 12:06 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan bantuan sosial kompensasi dampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bagi warga Kelurahan Pojok segera…