New Normal, KPU Kembali Jalankan Tahapan Pilkada Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KPU Sidoarjo M Iskak (tengah) saat beri keterangan.SP/sg
Ketua KPU Sidoarjo M Iskak (tengah) saat beri keterangan.SP/sg

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Memasuki kehidupan new normal, KPU Sidoarjo kembali menjalankan tahapan Pilkada Sidoarjo 2020. Dan masih memungkinkan terjadinya penghematan anggaran dalam pelaksanaan Pilkada Serentak di Kabupaten Sidoarjo yang rencananya bakal digelar pada 9 Desember mendatang.

Dalam rapat koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beberapa waktu lalu, KPU Sidoarjo mengajukan tambahan anggaran hingga Rp 24 Miliar. “Biaya terbesar untuk Rapid Test semua petugas mulai dari PPK, PPS dan KPPS sekitar Rp 15 Miliar,” sebut Ketua KPU Sidoarjo, M Iskak.

Namun, anggaran itu kemungkinan bisa dikepras lantaran Rapid Test tersebut bisa diganti dengan pemberian Vitamin berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) No 5/2020 yang menjadi juklak dan juknis atas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 tahun 2020.

“Opsinya adalah bisa rapid test atau vitamin. Tapi skema mana yang akan dipakai dalam Pilkada nanti, semuanya harus kami bicarakan lebih dulu dengan TAPD dan juga Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten,” ujar Ketua KPU Sidoarjo M Iskak, Selasa (16/6/2020).

Terkait protokol kesehatan lainnya yang akan diberlakukan di TPS nantinya adalah penambahan perlengkapan bagi setiap petugas KPPS berupa masker dan sarung tangan serta penyiapan thermo gun beserta Alat Pelindung Diri (APD).

Dalam konsepnya KPU juga akan mensyaratkan pada setiap TPS untuk menempatkan bilik khusus bagi warga yang kedapatan suhu tubuhnya diatas ambang batas 38 derajat celcius.

Selain itu pihaknya juga berkoordinasi dengan Puskesmas setempat guna memungut suara terhadap masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

“Nanti KPPS yang akan datang ke rumah warga tersebut bersama pengawas, linmas dan petugas Puskesmas. Intinya kami tetap akan memberikan kesempatan sebesar-besarnya pada setiap warga untuk menyalurkan hak politiknya,” tandas Iskak yang didampingi Sekretaris KPU, Sulaiman dan Komisioner KPU, Fauzan.

Dan yang terpenting lagi, demi memenuhi aturan physical distancing pihaknya akan menurunkan jumlah pemilih menjadi maksimal 500 orang di setiap TPS. Karena itu diperkirakan akan ada penambahan sekitar 540 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Hal-hal itulah yang menjadi komponen penambahan anggaran biaya penyenggaraan Pilkada yang kami ajukan ke TAPD untuk selanjutnya dibahas dengan DPRD,” pungkasnya. sg

 

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…