Utamakan Kesehatan Santri, Pesantren Tebuireng Bentuk Gugus Tugas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pondok Oesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)
Pondok Oesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Faktor kesehatan dan keselamatan santri, akan menjadi pertimbangan utama Pondok Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (17/6/2020).

Untuk itu, Pesantren Tebuireng tengah bersiap-siap membentuk Gugus Tugas Pesantren Tangguh dalam menyongsong kebijakan new normal. Hal itu guna memastikan kesiapan seluruh elemen dalam memenuhi protokol kesehatan.

Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim (Gus Kikin) menuturkan, bahwa santri yang direncanakan akan kembali ke pondok tidak semuanya. Tapi, hanya santri kelas akhir dari jenjang MTs/SMP maupun MA/SMA, dengan jumlah total 976 santri.

"Kebijakan khusus akan diberlakukan untuk santri yang berada di daerah seperti Surabaya dan Sidoarjo. Berdasar data yang ada, memang sebagian besar Santri Tebuireng dari Jawa Timur. Jumlahnya mencapai 59,8�ri total 3.881 santri mukim," tuturnya.

Disusul Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten dan Kalimantan Timur. Untuk itu, terang Gus Kikin, Tebuireng akan terus melakukan kajian dan evaluasi karena kondisi di lapangan yang terus dinamis.

"Nanti setelah santri datang, akan kita isolasi 14 hari di tempat khusus yang telah disediakan. Yakni di gedung Universitas Hasyim Asy'ari dan Ma'had Aly. Setelah 10 hari isolasi, akan kami adakan rapid test," terang penerus KH. Salahuddin Wahid ini.

Gus Kikin mengungkapkan, hasil dari serap aspirasi, sebanyak 65% walisantri setuju jika putra-putrinya kembali ke pesantren. Namun, pertimbangan soal waktu kapan santri akan mulai masuk pesantren, masih akan terus dievaluasi dengan melihat perkembangan situasi.

"Kami juga akan siapkan Puskestren sebagai tempat perawatan kesehatan. Saat santri sudah kembali ke pondok akan diberlakukan aturan-aturan ketat untuk memenuhi protokol kesehatan," ungkapnya.

Gus Kikin menegaskan, walisantri yang mengantar hanya akan sampai di tempat parkir kawasan Makam Gus Dur, dan tidak diperkenankan memasuki area Pesantren Tebuireng.

"Nanti masuknya lewat pintu di belakang pondok. Jadi nanti santri masuk tidak didampingi walisantri," tukas Gus Kikin.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Pesantren Tebuireng, Nur Hidayat, mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan bahwa kegiatan belajar mengajar di Pesantren Tebuireng akan dimulai pada 20 Juni 2020.

"Tanggal itu merujuk pada kalender akademik yang telah disusun sejak setengah tahun lalu. Jauh sebelum pemerintah mengumumkan adanya kasus infeksi Covid 19 di Indonesia," ujarnya.

Hidayat menjelaskan, jadi jadwal itu sama dengan pemerintah mengumumkan awal tahun ajaran baru dimulai pada 13 Juli 2020. Soal proses pembelajarannya apakah secara tatap muka atau daring, belum diputuskan.

"Prioritas kami, sesuai arahan pengasuh adalah menyiapkan segala hal untuk memastikan kesehatan dan keselamatan santri terjaga," jelasnya.

Saat ini, lanjut Hidayat, Gugus Tugas Pesantren Tebuireng sedang melakukan assessment dan evaluasi terkait kesiapan seluruh elemen dalam upaya memenuhi protokol kesehatan.

"Mulai dari sarana pembelajaran, kapasitas asrama, pengelolaan jasa boga, hingga aspek sanitasi dan fasilitas kesehatan. Adapun jadwal santri kapan akan kembali ke pesantren, akan diinformasikan lebih lanjut," pungkasnya.(suf)

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…