Kurang Dikenal, Produk Agro Industri Jawa Timur Harus Transformasi Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MarkPlus Government Roundtable episode kedua via aplikasi Zoom yang membahas mengenai agro industri. SP
MarkPlus Government Roundtable episode kedua via aplikasi Zoom yang membahas mengenai agro industri. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta MarkPlus Government Roundtable episode kedua via aplikasi Zoom yang membahas mengenai agro industri Untuk Indonesia dari Jawa Timur kembali menyajikan hasil survei.

Menurut hasil survei cepat yang dilakukan oleh MarkPlus, Inc. kepada 66 responden yang mayoritas berasal dari luar Jabodetabek dalam satu minggu terakhir menunjukan tingginya ketertarikan masyarakat terhadap produk agro industri Jawa Timur (Jatim).

Produk agro industri Jawa Timur yang paling banyak diketahui dan dikonsumsi oleh responden sebanyak 87,9�alah Apel Malang dengan 45,5% media penyebaran informasi produk melalui televisi dan kerabat.

Menurut mereka Apel Malang merupakan produk yang paling menarik, namun sayangnya banyak produk lain yang kurang diketahui oleh masyarakat karena publisitas yang minim terutama di media sosial.

“60,6 persen responden merekomendasikan media messenger seperti Whatsapp, Line, Telegram sebagai media penyebaran informasi produk agro industri Jawa Timur. 66,7 persen menilai Instagram dapat digunakan untuk mengamplifikasi informasi produk,” ujar Business Analyst MarkPlus, Inc. Sandika Putra dalam webinar MarkPlus Government Roundtable Kamis (18/6/2020).

14 dari 15 produk khas Jawa Timur yang ditanyakan kepada responden dinilai kurang publisitas di media online seperti Kopi Banyuwangi, Strawberry Malang, Kopi Trenggalek, Bawang Merah Nganjuk, dan lain sebagainya.

Hal ini membuktikan bahwa pemerintah daerah tingkat kabupaten dan kota Jawa Timur perlu meningkatkan transformasi digital agar menarik perhatian publik dan dikenal lebih luas.

Konsep komunal branding yang tengah dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur juga mendapat sambutan positif dari. 86,4% responden menganggap konsep tersebut menarik untuk diterapkan oleh produk agro industri Jawa Timur agar semakin mendunia. Sebagai informasi, komunal branding merupakan program satu merek yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha.

“Pengembangan dan pengenalan produk agro industri Jawa Timur perlu terus dilakukan karena  masih didominasi oleh beberapa produk saja. Konsep communal branding juga dinilai sebagai salah satu strategi pemasaran produk Agro industri yang menarik,” tutup Sandika.   dsy3

Berita Terbaru

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mengoptimalkan fungsi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana…

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mengatasi masalah aliran irigasi sawah para petani selama musim kemarau berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kontes ternak yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, pihaknya mulai gencar mencari Kambing Senduro dan…