New Normal Belum Bisa Dilakukan, Tempat Wisata di Jombang Akan Dibuka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana tempat wisata Banyu Mili di Desa Carangwulung, Wonosalam, Jombang. (SP/M. Yusuf)
Suasana tempat wisata Banyu Mili di Desa Carangwulung, Wonosalam, Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pelaku wisata di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akan melakukan masa transisi new normal. Dan dalam waktu dekat akan beroperasi kembali, Kamis (18/6/2020).

Salah satu lokasi wisata yang akan melakukan transisi new normal yakni wisata Banyu Mili, yang terletak di Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam.

Terkait hal itu, padahal Kabupaten Jombang belum bisa untuk dilakukan new normal. Pasalnya, kasus pasien positif Covid-19 di Jombang terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Pengelola wisata Banyu Mili, Hendro Kristianto mengatakan, dalam waktu dekat wisata Banyu Mili akan dibuka kembali. Hal ini sesuai keputusan pihak manajemen.

“Buka pada tanggal 20 Juni itu kita terapkan transisi new normal. Sekaligus untuk edukasi ke new normal pasca Covid-19. Keputusan kami ambil dari manajemen,” katanya.

Hendro menjelaskan, dibukanya kembali tempat wisata pihaknya melihat perkembangan situasi dari Pemkab Jombang. Apabila tidak di izinkan buka, maka akan ditutup kembali.

”Kita pantau perkembangan dari pemkab terkait pelaku wisata. Kalau transisi new normal itu kita terapkan dan pemkab tidak berkenan, ya kita tutup lagi. Kita ikut aturan pemerintah,” jelasnya.

Hendro mengungkapkan, sudah empat bulan terakhir ini tempat wisatanya tutup semenjak mewabahnya Covid-, sehingga mengalami kerugian hingga puluhan juta.

"Tentu saja pada saat tutup tidak dapat pemasukan sama sekali. Padahal sebelum pandemi, pemasukan mencapai Rp 20 juta per bulan. Ya selama empat bulan ini bisa rugi Rp 80 juta,” tukasnya.

Sementara itu, Pemkab Jombang belum memutuskan untuk memberlakukan new normal. Penyebabnya karena jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh belum ada setengah dari jumlah yang mencapai 178 pada saat ini, dan bahkan terus meningkat.

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menuturkan, saat ini masih dalam tahap penyusunan perbup untuk perisapan ke tatanan new normal. Sesuai anjuran Gubernur, new normal belum bisa dilakukan.

"Sebelum pasien sembuh 50 persen dari kasus. Sehingga saat ini masih belum bisa dilakukan. Perbup saat ini masih dalam tahap penyusunan. Dan semua harus mematuhi peraturan setelah perbup disiapkan,” tuturnya.

Mundjidah menegaskan, jadi persiapan harus dilakukan dengan matang, sehingga tidak serta-merta buka. Jadi semua tatanan ini harus baru, sampai tempat ibadah dan ponpes ditata.

"Perkembangan kita setiap hari naik, jadi ya tidak secepat kita membalik telapak tangan. Nanti aturan itu kita perbup kan,” pungkasnya. (suf)

Berita Terbaru

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…