Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani cengkeh saat musim panen. SP/JBG
Ilustrasi. Petani cengkeh saat musim panen. SP/JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sejumlah petani cengkeh di Wonosalam, Jombang mulai merasa lega lantaran harga cengkeh mengalami kenaikan. Meski demikian, hal itu belum sepenuhnya menjadi kabar baik bagi petani di Wonosalam, Jombang. Karena hama dan penyakit masih mengancam tanaman mereka.

Serangan yang telah berlangsung sejak awal 2000-an itu dapat membuat pohon layu, pucuk dan daun mengering, hingga akhirnya harus ditebang. Serangan mulai dari penggerek batang, gangguan pada akar, hingga hama pada daun dapat menghambat pertumbuhan bahkan menyebabkan pohon mati.

Gangguan pada tanaman tersebut bisa muncul dengan gejala berbeda-beda. Ada pohon yang tiba-tiba layu, sementara bagian pucuk dan daun perlahan mengering. Jika tidak segera ditangani, kondisi tanaman dapat semakin parah.

”Penyakit ini sudah menyerang sejak awal 2000-an sampai sekarang. Jadi banyak tantangannya kalau menanam pohon cengkeh,” ujar Endon Siswoyo, salah satu petani cengkeh, Kamis (10/09/2026).

Serangan penyakit tidak hanya mengancam tanaman yang masih muda. Pohon cengkeh yang telah berumur puluhan tahun pun tetap berpotensi terserang. Padahal, tanaman tua yang masih sehat justru memiliki produktivitas cukup tinggi. Karena itu, menjaga kesehatan tanaman menjadi pekerjaan penting bagi petani.

Ketika muncul gejala serangan hama maupun penyakit, petani biasanya berupaya melakukan penanganan menggunakan obat-obatan pertanian sesuai dengan gangguan yang menyerang.

Endon mengaku, hingga kini penanganan penyakit tanaman cengkeh masih menjadi persoalan yang tidak mudah bagi petani. Dia berharap ada kajian dan pendampingan yang lebih serius agar petani memiliki acuan yang lebih jelas dalam mencegah maupun menangani penyakit tanaman.

”Dari sekian ahli dan pakar terkait penyakit pohon cengkeh ini belum ada solusi untuk pencegahan atau pengobatannya, baik dari dinas terkait maupun,” ujarnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…