Kasus Penganiayaan Kapolsek Baru Naik ke Sidik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Yosowilangun Polres Lumajang, Iptu Hariyanto
Kapolsek Yosowilangun Polres Lumajang, Iptu Hariyanto

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Kasus dugaan Penganiayaan yang telah terjadi pada Misdrap (53) warga Dusun Sumberejo RT. 02 RW. 05, Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang masih diusut pihak kepolisian.

Hal ini di duga dilakukan oleh inisial ‘MT’ (60), mulai awal Juni 2020 lalu prosesnya masih berlanjut dan  sudah ditingkatkan, dari Lidik menjadi Sidik.

Ini sudah jelas ada proses hukum yang di pastikan bukan tidak ada kepastian hukum.

Dalam berita kabar orang sebelah, memberitakan yang lain di  sebut kalau kasus tersebut tidak ada kepastian hukum. Namun hal tersebut berbeda dengan apa yang telah diberitakan.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun media ini , pihak kepolisian Polsek Yosowilangun Polres Lumajang mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan proses Lidik, dan mulai awal Juni 2020 lalu sudah ditingkatkan menjadi Sidik.

“Apa yang dikatakan oleh salah satu media bahwa kita menangani penanganan perkara terhadap LP Yang dilaporkan oleh Misdrap atas nama terlapor inisial ‘MT’ itu, bukan tidak ada kepastian hukum, mulai awal Juni 2020 sudah ditingkatkan menjadi Sidik, “kata Kapolsek Yosowilangun Polres Lumajang, Iptu Hariyanto, saat di konfermasi  awak media .
 
Dia menegaskan, kalau perkara itu sudah ditangani, dan saat ini sudah proses sidik.

 “Perkara itu kami proses dengan cepat Sejak saya menjadi Kapolsek Yosowilangun, dari proses Lidik menjadi Sidik”, tegasnya.

Masih lanjut Kapolsek  menjelaskan, kalau dirinya menjabat sebagai Kapolsek Yosowilangun masih baru. “Pada bulan April tanggal 18 saya di Polsek Yosowilangun, dan sampai sekarang saya masih berjalan kurang lebih 2 bulanan namun proses tetap  berjalan," pungkasnya

Di sisi lain Kanit Polsek Yosowilangun, Hadi, SH menjelaskan " Bahwa proses dugaan penganiayaan memang  masih di tingkat ke sidik jadi kami akan mengambil langkah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," ungkapnya. Lim

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…