Desain Interior UK Petra, Pamerkan 81 Karya Virtual 3D

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu mahasiswa mencoba hasil karyanya. SP/BYT
Salah satu mahasiswa mencoba hasil karyanya. SP/BYT

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini membuat mahasiswa UK Petra menjadi lebih kreatif, salah satunya dengan melaksanakan tugas pameran dari mahasiswa Program Studi Desain Interior UK Petra yang dilakukan secara virtual di www.interior.petra.ac.id dan IG : interior_petra. Pameran virtual ini merupakan bagian dari mata kuliah Desan Interior & Styling 4 (DIS 4) yang diikuti oleh 81 mahasiswa semester 6.

"Mereka merancang ulang bangunan-bangunan ruang budaya monumental yang ada di Surabaya" urai Diana Thamrin S.Sn., M.Arch selaku Kepala Studio Desain Interior & Stying 4 UK Petra.

Mengambil tema Design of Cultural-Monumental Spaces in Surabaya, karya desain ruang budaya ini dapat di saksikan secara 360 derajat dan video walkthrough sejak tanggal 18Juni hingga 26 Juni 2020.

Tema tersebut meliputi museum, galeri, perpustakaan dan ruang ibadah. Pameran mata kuliah wajib ini dilakukan dengan metode service-learning mencangkup 11 objek perancangan yaitu Museum Surabaya Siola, Museum TNI AL Loka Jala Crana, Museum Penerbangan TNI AL, Galeri Von Faber-Museum Mpu Tantular, Museum Kesehatan Dr. Adhyatma MPH, Visma Coffee, Co-working and Gallery, Perpustakaan Umum Rungkut Surabaya Rumah Air Surabaya, GPT Philadelphia, GPIB Jemaat Genta Kasih dan GKJW Rungkut.

Total ada 81 tugas yang berbeda. Salah satunya karya milik Nathania Melissa yang meredesain interior dan desain styling Museum TNI Angkatan Laut. Nathania Melissa mengangkat konsep Benteng Perjuangan dengan aplikasi teknologi baru seperti augmented reality dan penambahan diorama.

Desainnya yang sekarang outdated, memerlukan pengolahan ruang yang dapat  menarik minat pengunjung dan meningkatkan publikasi yang berkesan.

"Maka dari itu saya melakukan perubahan desain dinding, lantai, plafon dan elemen interior lainnya menjadi lebih dinamis, modern namun tetap membangun suasana pada masa perang serta menambahkan photobooth" terang Nathania Melissa.

Tugas yang memiliki kriteria transformasi konsep dalam desain, implementasi nilai lokalitas Surabaya serta nilai edukatif bagi masyarakat di dalam perancangan dan kreativitas dalam menampilkan gambar desain secara virtual akan menjadi tugas dengan nilai tertinggi nantinya.

"Para mahasiswa ini harus melewati tiga tahapan. Melakukan observasi lapangan terhadap obyek yang dipilih, menciptakan ide perancangan ulang kemudian mengkomunikasikan hasil perancangan melalui pameran virtual" ujar Diana.

Masyarakat umum dapat menikmati pameran ini dengan mengakses QR Code yang di tampilkan dalam sebuah digital poster, sehingga para pengunjung dapat merasakan sedang melihat desain ruang secara tiga dimensi.Byt

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…