Proyek Plengsengan Diduga Langgar Tata Kelola

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plengsengan di Desa Kenep yang diduga melanggar tata kelola.
Plengsengan di Desa Kenep yang diduga melanggar tata kelola.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan- Pembangunan Infrastruktur desa yang bersumber dari Dana Desa, sepantasnya harus dilaksanakan secara Swakelola ataupun padat karya. Karena pekerjaan Swakelola akan memberikan nilai tambah penghasilan harian bagi masyarakat miskin. Pasalnya warga desa dilibatkan untuk bekerja dalam pelaksanaan pembangunan desa.

Selain itu masyarakat yang terlibat juga akan merasa memiliki dan ikut menjaga hasil pembangunan di desanya.

Namun tidak seperti yang diharapkan, apa yang terjadi di Desa Kenep Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan. Penggarapan Proyek Pembangunan Plengsengan jalan Setapak, yang diharapkan bisa menyerap tenaga kerja bagi warga setempat, tidak seperti yang diharapkan. Proyek tersebut ditenderkan kepada orang di luar Desa Kenep, Kecamatan Beji Pasuruan.

Pemerintah Desa Kenep  dibawa kendali kepala desa  diduga gagal  mendorong pembangunan dengan prinsip swakelola agar Program Padat Karya dari dana desa bisa memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan warga Desa Kenep.

"Tidak seperti yang diharapkan warga, ada pembangunan plesengan tapi pelaksananya orang di luar Desa Kenep," ungkap salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

"Apalagi di saat Kondisi Dampak Pandemi Covid-19 dimana warga, pelaku UKM dan tenaga kerja pabrik yang menganggur sehingga sangatlah tepat kalau sasaran  Penggunaan Dana Desa dilakukan secara Swakelola atau Padat Karya. Sehingga bisa mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan bagi warga Desa Kenep sendiri," imbuh warga tersebut.

Sedangkan Ketua BPD Desa Kenep Yanuar yang dikonfirmasi via telpon tidak memberikan merespon. ps

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…