Bantuan BST Masih di Keluhkan Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi B DPRDKota Surabaya, Luthfiyah. SP/ALQ
Ketua Komisi B DPRDKota Surabaya, Luthfiyah. SP/ALQ

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Bantuan bagi masyarakat  terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid -19) masih menjadi keluhan Masyarakat. Mereka ada yang menjadi korban PHK, dirumahkan, ada yang jualan, namun sepi pembeli, ada juga kepala keluarga yang positif Covid - 19 untuk itu harus menjalani karantina dan beberapa permasalahan lainnya. 

Temuan itu disampaikan oleh Luthfiyah, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya saat melakukan reses seminggu kemarin. Mayoritas masyarakat menunggu bantuan yang dijanjikan oleh pemerintah.

"Seperti kepala keluarga yang dikarantina karena Covid 19. Otomatis Dia tak bisa bekerja, lalu biaya untuk menghidupi keluarganya darimana?,” ungkap Luthfiyah.

Selain itu legislator perempuan ini menyampaikan bahwa masih banyak ditemukan masyarakat berkerumun yang tidak disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Sudah berkerumun tidak pakai masker. Seolah-olah  tidak ada apa - apa. Padahal seharusnya mereka menyadari bahwa virus corona masih menyebar dan berbahaya. Semestinya mereka tetap menjaga jarak dan harus pakai masker,”terang Luthfiyah.

Politisi asal Fraksi Partai Gerindra ini memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Surabaya agar terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid -19.

“Termasuk mendata ulang siapa-siapa yang belum tersentuh bantuan. Sebab dilapangan masih ada kesenjangan. Ada yang sudah dapat bantuan dua kali, namun ada yang belum dapat bantuan sama sekali, padahal jelas mereka adalah masyarakat Kota Surabaya yang terdampak Covid -19 ini,”pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…