Dugaan Pencemaran, 3 Waker PT Bumi Subur Lapor Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kuasa hukum Donny Hidayat SH.M HUM bersama pelapor. SP/Lim
Kuasa hukum Donny Hidayat SH.M HUM bersama pelapor. SP/Lim

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Belum selesai kasus dugaan pencurian udang, kasus baru yang membawa nama PT Bumi Subur muncul. Sebuah postingan menyebar di WhatsAp grup sadarkum diduga disebarkan oleh AR warga desa Krajan Wotgalih desa Wotgalih kec Yosowilangun kab Lumajang.

Postingan tersebut dinilai merugikan. Oleh karena itu 3 orang Waker PT, Bumi Subur bersama 2 kuasa hukumnya mendatangi Mapolres Lumajang untuk melaporkan AR atas dugaan pencemaran nama baik.

3 orang pelapor atas nama, Satino, Amari dan Mat Nito. Satino asal dusun Pelanggaran desa Wotgalih kec Yosowilangun, Satino bekerja sebagai Waker di tambak PT, Bumi Subur di dusun Meleman desa Wotgalih.

 Amari 60 th, asal dusun Meleman desa Wotgalih kec Yosowilangun kab Lumajang dia bekerja di tambak PT, Bumi Subur sebagai Waker  / keamanan luar dalam yang masih aktif.

Mat Nito  65 th, asal dusun Meleman desa Wotgalih kec Yosowilangun Kab Lumajang bekerja di tambak udang sebagai Waker / keamanan luar dalam.

Ke tiganya sepakat untuk mendatangi  Mapolres Lumajang guna membuat aduan/laporan  terkait pencemaran nama baik  bersama 2 kuasa hukumnya.

"Ya memang benar hari ini kami sepakat lewat jalur hukum dengan mendatangi  ke Mapolres Lumajang bersama kuasa hukum kami dengan  tujuan  tiada lain untuk melaporkan  AR atas dugaan pencemaran nama baik,” ungkapnya

"Kami sudah tidak ada ruang untuk dia karena sudah lama kami bersabar   sudah keterlaluan  dan sekarang harus proses secara  hukum dan wajib lanjut," tambahnya.

Di tempat yang sama kuasa hukum pelapor, Dummy Hidayat SH, M HUM, menjelaskan saat di konfirmasi para awak media bahwa kami datang ke polres ini bersama klien kami hanya mengikuti klien kami untuk membuat  pengaduan terkait dugaan pencemaran nama baik melalui Medsos (media sosial) tapi tetap mengikuti arahan dari Kasatreskrim untuk melalui mediasi seperti biasanya karena mediasi itu sangat penting  untuk mencari solusi terbaik, sesuai dengan Perkab No 6 Tahun 2019 bahwa karena permasalahan sosial di daerah daerah tambak tersebut tujuannya agar masyarakat tetap  kondusif.

"Ya benar dugaan pencemaran nama baik yang di lakukan oleh AR tetap kami adukan untuk memastikan siapa nanti yang benar maupun yang salah karena menurut klien kami ini harus di laporkan ke polisi,” ungkap kuasa hukum pelapor

“Kasat menginginkan  kasus tambak ini tidak ada gesekan tidak apa apa dan Alhamdulillah klien saya kemarin juga marah di tuduh  semacam itu, ya Alhamdulillah klien saya bisa tenang karena saya sarankan tidak emosional," tambahnya. (Lim)

Berita Terbaru

Edy Hadisiswoyo Jadi Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Kekompakan OPD

Edy Hadisiswoyo Jadi Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Kekompakan OPD

Rabu, 28 Okt 2026 13:54 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kini memiliki Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Edy H…

Program Beasiswa Seribu Sarjana 2027, Pemkot Batu Alokasikan Rp15 Miliar

Program Beasiswa Seribu Sarjana 2027, Pemkot Batu Alokasikan Rp15 Miliar

Rabu, 28 Okt 2026 13:42 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bakal fokus mengoptimalkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui akses pendidikan…

Parade Surabaya Juang 2026, Pemkot Surabaya Bakal Libatkan 2.150 Peserta

Parade Surabaya Juang 2026, Pemkot Surabaya Bakal Libatkan 2.150 Peserta

Rabu, 28 Okt 2026 13:10 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Parade Surabaya Juang 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal melibatkan 2.150 peserta dari berbagai unsur seperti…

Kedapatan Jadi Mandor Proyek di Ngawi, Dua WNA Tiongkok Dideportasi

Kedapatan Jadi Mandor Proyek di Ngawi, Dua WNA Tiongkok Dideportasi

Rabu, 28 Okt 2026 13:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial JL dan JZ dideportasi setelah kedapatan menjadi mandor proyek pembangunan di K…

Aktif Lindungi Masyarakat Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Ponorogo Masuk 10 Terbaik Jatim

Aktif Lindungi Masyarakat Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Ponorogo Masuk 10 Terbaik Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 13:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo masuk dalam 10 BAZNAS kabupaten/kota terbaik di Jawa Timur atas…

Pemkab Magetan Kucurkan Rp3,8 Miliar Antisipasi Banjir saat Musim Hujan

Pemkab Magetan Kucurkan Rp3,8 Miliar Antisipasi Banjir saat Musim Hujan

Rabu, 28 Okt 2026 12:59 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam mengurangi risiko banjir saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, mengalokasikan anggaran Rp3,8…