Program Nikah Gratis, Inovasi Kades Baban Dapat Acungan Jempol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Desa Drs. H. Saherudin, memakai baju hijau bersama Junaidi Petir di kediamannya.SP/ar
Kepala Desa Drs. H. Saherudin, memakai baju hijau bersama Junaidi Petir di kediamannya.SP/ar

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Desa Baban Kecamatan Gapura Kab. Sumenep Saherudin, mengaku jika dirinya benar-benar mengabdi ke Desa, dan ingin membantu masyarakat Desa khususnya di sektor perekonomian. “Sebab Jabatan kepala Desa bukan sesuatu yang diinginkan meskipun hal itu adalah jabatan politis,” ujarnya kepada wartawan Surabaya pagi (25/20).

Menurut Sahe, kepentingan masyarakat harus didahulukan ketimbang kepentingan orang lain. “Artinya jangan kasih ruang untuk membantu orang lain, sebab berbuat baik sampai kapanpun tidak akan pernah selesai,” katanya sambil bercanda.

Selain itu, lanjut kades Baban, sebagai kepala desa memiliki tanggungjawab penuh terhadap masyarakat banyak. “Dalam hal ini saya sudah lakukan berpuluh-puluh tahun bersama keluarga, dan sebelum saya, jadi kurang lebih sejak 98 turun temurun saya sudah mengabdi ke Desa, untuk saat ini saya sudah memasuki tiga kali priode,” paparnya.

Membela masyarakat desa, kata dia, statusnya sama seperti presiden membela NKRI dan dirinya sebagai kepala Desa menjaga desa dan memakmurkan masyarakat Desa. Keduanya sama-sama memiliki jabatan mulia, membela rakyat banyak. Selain menjaga keamanan desa dan merawat desa serta memakmurkan masyarakat desa.

"Saya sangat berhati-hati dengan program desa, karena sangat rentan dengan masalah, apalagi menyangkut dana desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) saya hanya menjalankan program sesuai dengan petunjuk yang di intruksikan pemerintah kepada saya,” kilahnya.

Bahkan, sambung Kades tiga priode ini, pihaknya melakukan Nikah Gratis kepada warganya, sejak tahun 2020. Karena melihat masyarakat perlu di bantu, saya mengadakan program nikah gratis ini murni menggunakan uang pribadi saya, tidak memotong dari dana Anggaran yang sudah plot seperti dana DD dan ADD.

“Terhitung sejak tahun 2020 per Januari sampai bulan Juni sudah ada tujuh orang yang sudah digratiskan menikah, kan lumayan kalau ke Kantor urusan Agama (KUA) bisa menghabiskan uang 600 ribu-700 ribu, saya lakukan program ini sampai akhir jabatan kepala desa, untuk selanjutnya terserah bisa dilanjutkan program saya jika dianggap baik,” pungkasnya.ar

Berita Terbaru

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan, sejumlah…

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sebanyak 12 tim dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam bertarung dalam Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2…

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihan, Kecamatan S…

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Janji Pemkab Sidoarjo untuk memberikan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin, masuk tahap r…

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Harga daging sapi yang biasanya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, kini di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyentuh…

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti progres proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Munjungan-Prigi yang kini terus dikebut, Pemerintah Kabupaten…