Layanan Gratis Ongkir Sembako Murah Jatim Kini Sampai Malang Raya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lumbung Pangan Jatim di Jatim Expo Surabaya. SP/ADT
Lumbung Pangan Jatim di Jatim Expo Surabaya. SP/ADT

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya memperluas jangkauan layanan Lumbung Pangan Jatim. Mulai pekan ini layanan belanja online sembako murah di bawah harga pasar dan gratis ongkir bisa dinimati warga Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu (Malang Raya).


Warga masyarakat Malang Raya bisa memanfaatkan layanan belanja online via website https://lumbungpanganjatim.com/ dengan pembayaran lewat bank. Atau pesan dengan sistem bayar di tempat (COD) melalui What's App di nomor 0811-334-0033. Kedua sistem belanja ini gratis biaya pengiriman hingga ke alamat pemesan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa perluasan layanan ini sekaligus sebagai edukasi masyarakat untuk beradaptasi di era new normal.

Agar dalam belanja bahan pokok yang murah dan stok melimpah bisa dilakukan dari rumah saja tanpa harus bertatap muka dengan pembeli dan memanfaatkan teknologi yang ada. Mulai lewat website ataupun lewat WA.

"Di era new normal, kita ingin agar masyarakat bisa mendapatkan akses sembako murah dan melimpah cukup dari rumah saja. Bahkan kalau bisa kita juga ingin agar semangat Lumbung Pangan Jatim ini juga bisa ditiru oleh pelaku usaha yang lain," ucap Gubernur Khofifah, Minggu (28/6/2020).

Di Malang Raya memang belum ada outlet offline-nya. Untuk sementara ini, pemesanan belanja sembako murah akan dikirimkan langsung dari Jatim Expo Surabaya menuju Malang Raya menggunakan jasa pengiriman PT Pos Indonesia.

Namun ke depan jika pemesanan sudah meningkat dan masyarakat Malang Raya sudah teradaptasi dengan belanja sembako online cukup dari rumah, maka Lumbung Pangan Jatim siap menghadirkan warehouse langsung di Malang Raya.

"Sejak akhir minggu kemarin, uji coba Lumbung Pangan di Malang Raya sudah kami lakukan. Malang Raya menjadi sasaran perluasan karena tim kami sempat survei di media sosial ternyata yang banyak permintaan adalah di Malang Raya," tegas Khofifah.

Sama dengan sistem yang diberlakukan di Surabaya Raya, Kab/Kota Pasuruan, Kab/Kota Mojokerto dan Kab Bangkalan, di Malang Raya juga berlaku sistem minimal pembelian.

Dimana pemesanan sembako murah dengan harga di bawah pasar bisa dilakukan dengan minimal pembelian Rp 60 ribu, dan maksimal berat pembelanjaan adalah 20 kilogram.

Karena belum ada warehouse maka pemesanan sembako murah di luar Surabaya Raya hanya untuk item belanjaan non frozen food.

“Kami berharap fasilitas Lumbung Pangan Jatim ini akan membantu masyarakat dalam beradaptasi di era new normal. Dan tentunya kami berharap masyarakat termudahkan aksesnya pada bahan pangan murah dengan ketersediaan yang sangat cukup. Saya kembali ingatkan jangan ada aksi memborong,” pungkas Gubernur Khofifah.

Sementara itu dari data yang ada sejak dibuka 21 April 2020 hingga tanggal 27 Juni 2020, transaksi penjualan Lumbung Pangan Jatim untuk 15 item bahan pangan di Lumbung Pangan Jatim sudah tembus Rp 7 miliar.

Di sisi lain, selain menyediakan pembelanjaan via online, masyarakat juga tetap bisa belanja via offline di Jatim Expo hingga 21 Juli 2020.

Belanja langsung di Jatim Expo tetap aman karena protokol kesehatan ditegakkan secara ketat. Misalnya ada pembatasan pengunjung, cek suhu tubuh, wajib menggunakan masker dan juga adanya penerapan physical distancing selama belanja.

Lumbung Pangan Jatim juga baru saja dinobatkan sebagai Pasar Modern Terbaik tingkat nasional yang paling baik menyambut tatanan baru di tengah pandemi covid-19 oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Adt 

Berita Terbaru

Dicecar Hakim, Sekda Madiun Akui Permintaan CSR ke STIKES BHM Tak Sesuai Aturan  ‎

Dicecar Hakim, Sekda Madiun Akui Permintaan CSR ke STIKES BHM Tak Sesuai Aturan ‎

Senin, 13 Jul 2026 18:01 WIB

Senin, 13 Jul 2026 18:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto akui permintaan Corporate Social Responsibility (CSR) ke yayasan STIKES Bakti Husada Mulia (…

Wakili Lomba Wana Lestari Nasional 2026, Tulungagung Komitmen Jaga Kelestarian Hutan Berkelanjutan

Wakili Lomba Wana Lestari Nasional 2026, Tulungagung Komitmen Jaga Kelestarian Hutan Berkelanjutan

Senin, 13 Jul 2026 17:47 WIB

Senin, 13 Jul 2026 17:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kabupaten Tulungagung melalui Kelompok Tani Hutan Sumber Lestari Desa Samar Kecamatan Pagerwojo sukses meraih juara pertama…

Kagumi Sosok Prabowo, Danrem 082/CPYJ Borong Lukisan Sang Presiden di Pameran Karya Jurnalistik Sunrise Mall

Kagumi Sosok Prabowo, Danrem 082/CPYJ Borong Lukisan Sang Presiden di Pameran Karya Jurnalistik Sunrise Mall

Senin, 13 Jul 2026 17:45 WIB

Senin, 13 Jul 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komandan Korem (Danrem) 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ), Kolonel Inf. Batara Alex Bulo, memberikan apresiasi tinggi terhadap…

SKANDAL PAJAK INCLUDE! Siasat TP DPRD Ponorogo Berujung Seret Puluhan Dewan ke Kejaksaan

SKANDAL PAJAK INCLUDE! Siasat TP DPRD Ponorogo Berujung Seret Puluhan Dewan ke Kejaksaan

Senin, 13 Jul 2026 17:12 WIB

Senin, 13 Jul 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Pusaran kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo periode …

PetroNite Fest 2026 Dongkrak Ekonomi Lokal, Transaksi Tembus Rp14,4 Miliar Selama Sembilan Hari

PetroNite Fest 2026 Dongkrak Ekonomi Lokal, Transaksi Tembus Rp14,4 Miliar Selama Sembilan Hari

Senin, 13 Jul 2026 15:37 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PetroNite Fest 2026 yang diselenggarakan PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, k…

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kegiatan awal masuknya Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa, justru berbeda dengan…