Sehari Dibuka, PPDB Jalur Zonasi Hampir Full Booked

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari didampingi Kepala Diknas, Amin wachid saat sidak PPDB Online di SMPN 1 Kota Mojokerto. SMG/Dwy Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari didampingi Kepala Diknas, Amin wachid saat sidak PPDB Online di SMPN 1 Kota Mojokerto. SMG/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi untuk jenjang SMP Negeri Kota Mojokerto tahun pelajaran 2020 - 2021 mulai diserbu pendaftar. Terbukti, baru sehari dibuka, sudah hampir 'full booked'.

Dari jatah kursi 2144, sudah terpenuhi sebanyak 1600 siswa atau sekitar 70 persen. Ini diungkapkan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat sidak PPDB di SMPN 1 Kota Mojokerto, Selasa (30/6/2020) pagi.

"Kuota hari pertama sudah cukup banyak ini, dari 2144 sudah terpenuhi 1600. Artinya sudah terpenuhi sekitar tujuh puluh persen, padahal kita siapkan waktu selama 4 hari. Ini menunjukkan bahwa proses berjalan dengan lancar dan baik," ujarnya.

Ning ita mengatakan, selain membuka pendaftaran secara online, Pemerintah Kota Mojokerto juga membuka posko pelayanan langsung. Posko ini selain melayani pendaftaran tatap muka, juga melayani pengaduan terkait PPDB.

"Yang kesulitan daftar online, monggo daftar langsung ke sekolah yang dituju. Kita janji akan layani dengan baik tanpa tebang pilih apa itu warga kota atau luar kota Mojokerto," cetusnya.

Ning ita menyebut, kebanyakan yang datang ke posko pendaftaran adalah warga dari luar Kota Mojokerto. Ini karena yang dalam kota sudah dibantu daftar oleh sekolah asal masing-masing.

"Terbanyak dari luar kota atau bisa juga dari sekolah yang bukan negeri. Karena mereka harus daftar sendiri tanpa difasilitasi oleh sekolah asal," ungkapnya.

Ia menambahkan, animo masyarakat yang mendatangi posko juga lumayan banyak. Dalam sehari, jumlahnya bisa puluhan. "Kemarin yang ke posko ada sekitar 40 orang, ini sangat membantu masyarakat yang tidak paham dan kesulitan daftar mandiri secara online," jelasnya.

Ning ita menuturkan PPDB secara online ini juga dinilai sangat efektif dalam mencegah penyebaran virus covid-19. "Ini bisa mengurangi kontak langsung, sehingga mengeliminir penyebaran virus corona di era pandemic ini," tuturnya.

Ia juga menerangkan, PPDB online sekolah SMP Negeri diprioritaskan untuk peserta didik warga Kota Mojokerto yang dibagi menjadi tiga zona sebagai berikut:

Zona 1, meliputi SMP Negeri 1, SMP Negeri 5, SMP Negeri 7 dan SMP Negeri 9 yang mencakup Kelurahan Balongsari, Gununggedangan, Wates, Kedundung, Sentanan, Meri, Jagalan dan Miji Baru.

Zona II, SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 6 yang mencakup Kelurahan Purwotengah, Gedongan, Kauman, Mentikan, Pulorejo dan Magersari.

Zona III, SMP Negeri 3, SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 8 yang mencakup Kelurahan Kranggan, Prajuritkulon, Blooto dan Miji (Miji Baru).

"Kuota jalur zonasi PPDB sekolah SMP Negeri untuk warga Kota Mojokerto minimal 50 persen dan kuota warga diluar Kota Mojokerto maksimal 15 persen," ungkapnya.

Masih kata Ning Ita, adapun kuota jalur prestasi 15 persen, kuota jalur Afirmasi 15 persen, kuota jalur perpindahan orang tua maksimal 5 persen. Sedangkan, kuota jalur kelas olahraga sebanyak satu rombongan belajar (Rombel) yang diselenggarakan di tiga sekolah yaitu SMP Negeri 1, SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 4 Kota Mojokerto.

Sekedar informasi, selain melakukan sidak di SMPN 1, petinggi Pemkot ini juga melakukan sidak ke SMPN 9. Ning Ita datang ke lokasi dengan di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid. dwy

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…