Yasin-Gunawan Terjunkan Tim Pendamping

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Proses verifikasi faktual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya akan terus berjalan selama satu bulan ke depan. KPU telah melakukan verifikasi faktual (Verfak) berupa pendataan kepada masyarakat yang mengusung pasangan M. Yasin dan Gunawan. Pasangan perseorangan ini juga mengaku bila telah menerjunkan tim pendamping untuk mengawal data Verfak.Gunawan yang ditemui oleh Tim Surabaya Pagi di kediamannya yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil walikota Surabaya dari pasangan Bhineka, mengungkapkan bila penerjunan tim tersebut difungsikan sebagai pengingat kepada masyarakat.

 

"Kami daftar ke KPU jauh sebelum Corona. Lah saat jadwal Verfak, Covid-19 datang. Akhirnya Verfak baru dilakukan seminggu ini. Lah ini gunanya tim tersebut untuk mengingatkan masyarakat saja," ungkapnya.

 

Gunawan juga menjelaskan bila tim pendamping yang diterjunkan terdiri dari 8 orang untuk setiap kecamatan. Namun Ia baru menyiapkan sekitar 60 orang untuk pendamping di 31 Kecamatan Surabaya.Ia menilai bahwa pandemi Covid-19 yang melanda kota Surabaya, sangat merugikan pasangan mereka. Pasalnya persiapan yang rencana awal hanya sampai bulan April lalu, harus molor sampai sekarang.

 

"Selain itu, biaya sosialisasi yang sudah kami keluarkan. Jadinya mubazir. Seperti spanduk dan stiker. Belum lagi semangat dari masyarakat yang mendukung kami," terangnya.Byt

Tag :

Berita Terbaru

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar pencabutan sertifikat mualaf kliennya oleh…

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

SURABAYAPAGI : Kini MUI dan PBNU, mulai gusar atas peristiwa pemerkosaan santriwati di Ponpes Pati. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas…

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan tak ada toleransi bagi kekerasan seksual."Sikap saya terkait tindak kekerasan seksual itu jelas dan…

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengatakan Presiden Prabowo Subianto setuju Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)…

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pasar modal Tanah Air saat ini masih dihantui oleh arus…

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim Terpadu Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Mojokerto memanggil puluhan pemilik galian C tak b…