Jual Pil LL Pemuda Tenggumung Dituntut Setahun Enam Bulan Bui

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak terdakwa Yoga mengikuti sidang tuntutan di ruang Cakra PN Surabaya melalui video telekonferensi.SP/BUDI
Tampak terdakwa Yoga mengikuti sidang tuntutan di ruang Cakra PN Surabaya melalui video telekonferensi.SP/BUDI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Terdakwa Yoga Risdianto, warga Jalan Tenggumung Karya gang III, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Ashar hukuman setahun enam bulan penjara karena terbukti menyimpan 1000 pil LL di rumahnya.

Pemuda kelahiran tahun 2001 itu hanya bisa pasrah saat mendengar tuntutan jaksa Ashar di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

“Menyatakan terdakwa melanggar pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan, menuntut terdakwa dengan hukuman setahun enam bulan penjara,” kata JPU Ashar di ruang Cakra, Rabu (2/7/2020).

Setelah dibacakan tuntutan tersebut, terdakwa meminta agar hukuman dapat diringankan. Dirinya beralasan akan melanjutkan sekolah ke jenjang perguruan tinggi, selain itu dirinya juga mengaku kalau 1000 butir Pil LL itu bukanlah miliknya, tetapi milik kakaknya.

“Saya minta diperingan pak, maaf saya salah karena dititipi oleh kakak saya,” ujar Yoga kepada ketua hakim Yohanes Hehamony melalui video telekonferensi. Menurut terdakwa, Pil LL itu barang yang dibeli oleh kakaknya kemudian dititipkan kepadanya.

Meskipun hanya dititipi, Dia sempat menjual Pil LL tersebut kepada orang lain. Seharga Rp 20 ribu per 10 butirnya. Dirinya mengaku menjual barang haram tersebut melalui jaringan telepon dan menyuruh calon pembelinya datang ke rumah untuk mengambil Pil LL yang dipesan sebelumnya.

Berdasarkan hal itu, Ketua hakim Yohanes tidak memberikannya maaf begitu saja. Keputusannya akan dibacakan pada sidang minggu depan dengan agenda vonis terhadap terdakwa.

“Kamu tahukan itu dikarang? Mengapa mau dititpi Pil LL segitu banyaknya. Kan kamu tidak ada izinnya, selain itu bukan dari lukusan farmasi. Putusan minggu depan ya,” tegas Yohanes.

Diketahui sebelumnya, Yoga disergap anggota Reskrim Mapolsek Tegalsari Aipda Djajag bersama timnya. Saat digrebek, ditemukan 1000 butir Pil LL berwarna putih seberat 173 gram dengan total harga Rp 750 ribu. Dari hasil penjualan Pil LL tersebut, keuntungannya bisa mencapai dua kali lipat yakni Rp 1,2 juta.

“Berdasarkan penelusuran kami sempat dijual seharga Rp 20 per 10 butirnya. Ngakunya sudah tiga bulan juakan Pil LL,” kata Aipda Djajag.nbd

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…