Tangki PDAM Sumenep Rusak Berat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur PDAM Kab. Sumenep, Drs. Ahmad Sufandi diruang kerjanya.SP/ainur rahman
Direktur PDAM Kab. Sumenep, Drs. Ahmad Sufandi diruang kerjanya.SP/ainur rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kab. Sumenep, Drs. Ahmad Sufandi, terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama di Kabupaten Sumenep. “Namun sejak tahun 2020, pelayanan PDAM hanya untuk kawasan landai saja,” katanya kepada surabaya pagi di ruang kerjanya (06/07).

Fandi menjelaskan, wilayah landai yang bisa diserap saluran PDAM salah satunya seperti Marengah dan Kalianget, Saronggi, Langsar, “Jadi kita terus melayani pelanggan PDAM. Selain itu, wilayah kawasan kekeringan seperti, Batu putih, Prancak untuk sementara perusahaan PDAM belum bisa melayani, oleh karena itu perlu bantuan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kab. Sumenep,” paparnya.

Sebelumnya, sambung Fandi, pihak PDAM menyuplai air keberbagai titik yang mengalami kekeringan di Kab. Sumenep, namun karena Tangki milik PDAM sudah tidak beroperasi seperti pada tahun sebelumnya, maka perusahaan Daerah hanya memaksimalkan kedaerah landai saja.

Perlu diketahui, PDAM memiliki 4 tangki, namun yang beroperasi hanya ada 2, dan 2 tangki tersebut belum bisa diandalkan. Hal ini dikarenakan kondisinya sudah terbilang sangat tua, yakni sejak 1993, “Jadi memang sudah saatnya diganti,” ujarnya.

Bahkan, dirinya mengaku sudah mengajukan permohonan ke pusat maupun ke daerah untuk dianggarkan di dana APBD. “Sudah satu tahun lamanya sampai sekarang, belum ada jawaban. Jadi kita perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten menunggu. Siapa tahu bisa dibantu,” harapnya.

Selain itu, Fandi mengatakan pada tahun 2020 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sumenep, telah memperbaiki pompa air saluran yang ada di Taman Lake, sebagai sarana pendistribusian air bersih kepada masyarakat. “Karena kita harus melayani masyarakat, mengingat kebutuhan air adalah kebutuhan nomor satu bagi masyarakat,” pungkasnya.ar

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…