Direktur PT Garam Sumenep Sering Berkantor di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor PT. Garam (persero) Kab. Sumenep, hanya dipadati satpam tanpa adanya Direktur.Sp/ainur rahman
Kantor PT. Garam (persero) Kab. Sumenep, hanya dipadati satpam tanpa adanya Direktur.Sp/ainur rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Perusahaan PT Garam (persero) berkantor pusat di Kalianget Kab. Sumenep. Namun, kantor pusat tersebut selalu terlihat sepi dari petugas. Tiap kali akan dikonfirmasi oleh wartawan, Kepala Direktur PT Garam, Budi sasongko juga jarang terlihat. “Bapak Dirut dan Kasubag ada di Surabaya, di sini hanya yang ada stafnya,” kata salah satu satpam kepada wartawan surabaya pagi (7/7).

Ketua Aliansi masyarakat Sumenep (AMS), Moh. Ali hendak mengkonfirmasi mengenai isi surat perjanjian kepada Tim penyelesaian tanah proyek Modernisasi PN Garam. Ali mengatakan jika surat yang ditandatangani Direktur finek R. Moh. Tayyib pada tahun 1975 ini ternyata di ingkari oleh pejabat tinggi perusahaan PT. Garam Kab. Sumenep, Selasa (7/7).

Padahal, lanjut Ali, Surat tembusan itu, ditujukan kepada Bupati Sumenep, Ketua DPRD, Camat, Kepala Desa setempat, oleh karena itu setidaknya pejabat PT. Garam melakukan verifikasi terkait keberadaan tanah dan lahan milik warga berikut status keabsahannya. Dirinya mengantongi berkas yang dikuasakan Zainudin kepada lembaga binaannya.

Dikatakan Ali, Pemilik lahan bernama Moh. Zainuddin Desa Karangbuddi Kec. Gapura Kab. Sumenep, merasa di rugikan oleh pihak PT Garam. Dengan merujuk kepada surat perjanjian dengan nomor 1222, tanggal 29 Oktober tahun 1975, berisi Proyek Modernisasi PN Garam tidak dimulai Ex. Pemilik tetap diperbolehkan dikerjakan oleh bekas exs.

“Namun pihak PT Garam justru menyewakan lahan milik Zainuddin kepada orang lain, yang tidak memiliki perjanjian dengan PT. Garam ini kan jelas mengingkari perjanjian dengan pemilik lahan,” pungkasnya.

Moh. Ali, sudah berkali-kali ke kantor PT. Garam (Persero) namun setiap kali kesana tidak pernah bertemu dengan Direktur PT. Garam, bahkan Kasubagnya juga sering gak ada dikantor, menurut salah satu staffnya bahwa Bapak Pimpinan sering ada di Surabaya.ar

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…