Tim DIPA Unitomo Sosialisasi Konsep Negosiasi dan Kontrak Pengrajin Tempe

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Dipa Unitomo gelar penyuluhan atau sosialisasi dan konsultasi langsung dengan  Pujiati Ketua Kelompok pengrajin tempe dari Medokan Semampir Surabaya dan dihadiri oleh beberapa partisipan dosen dan pemerhati UMKM. SP/BYTA
Tim Dipa Unitomo gelar penyuluhan atau sosialisasi dan konsultasi langsung dengan  Pujiati Ketua Kelompok pengrajin tempe dari Medokan Semampir Surabaya dan dihadiri oleh beberapa partisipan dosen dan pemerhati UMKM. SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pada Pandemi Covid-19 yang semakin meluas ini, nyatanya tidak menyurutkan motivasi Tim DIPA Pengabdian Masyarakat Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) 2020 untuk melaksanakan aktifitasnya.

Tim Dipa Unitomo menggelar penyuluhan atau sosialisasi dan konsultasi langsung dengan  Pujiati Ketua Kelompok pengrajin tempe dari Medokan Semampir Surabaya dan dihadiri oleh beberapa partisipan dosen dan pemerhati UMKM.

Dalam kesempatan Sosialisasi dan Konsultasi Pengabdian Masyarakat yang berjudul 'Negosiasi Dan Konsep Kontrak Pemasaran Tempe Dan Produksi Kripik Tempe Pada Kelompok Usaha Tempe Di Medokan Semampir Kota Surabaya' itu telah disampaikan penyuluhan oleh Vieta Imelda Cornelis Ketua Tim Dipa Unitomo yang banyak mengupas tentang pentingnya membuat perjanjian dalam bisnis.

“Meskipun bisnis pembuatan tempe ini termasuk skala UMKM,  pengelola harus paham betul karena nantinya bila dijalankan mereka akan berurusan perikatan jual beli dengan pihak-pihak lain yang mempunyai hak dan kewajiban berbeda.” Ujar dosen FH Unitomo ini.

Dalam kesempatan pemaparan presentasi Vieta banyak mencontohkan beberapa aplikasi surat perjanjian bisnis serta bebeapa contoh kasus hukum yang terjadi dalam bisnis.

“Sejatinya dalam awal pembuatan perjanjian para pihak harus mempunyai itikat yang baik dan yang penting dalam setiap kluusul perjanjian harus tetap dibuka ruang  diskusi dan negosiasi agar hasilnya seimbang dan tidak mengorbankan pihak manapun”, imbuh doktor ilmu hukum ini.

 

Dalam kesempatan sumbang saran Pujiati selaku  pengrajin tempe dan kripik tempe 'Sehati' merasa berterima kasih dengan sesi sosialisasi dan konsultasi bisnis ini karena sangat berguna baginya untuk membesarkan usahanya. Ia juga mengaku tidak mudah memasarkan tempe yang sesuai dengan kualifikasi ritel karena ada banyak syarat yang harus dipenuhi.

“Terima kasih pada Tim Dipa Unitomo meskipun sekarang masih musin pandemic Covid-19 tapi  sangat memperhatikan produk tempe saya yang masih dalam skala home industry. Memang banyak yang harus saya benahi bila ingin merambah ke pemasaran yang lebih luas lagi. Semula saya hanya memproduksi kripik tempe dari tempe yang di produksi orang lain kemudian saya mencoba untuk membuat tempe dengan merek sendiri dan dijual dalam skala lokal tapi saat itu masih kesulitan bila masuk ke skala ritel. Pokoknya sebagai wirausaha saya tetap semangat dan syukur Alhamdulillah berkat kerja keras dan sering mengikuti pelatihan dan penyuluhan seperti ini produk tempe dan kripik saya sudah masuk ritel terkenal di Surabaya dan Malang”,ungkap Pujiati

Dalam kesempatan lain Fedianty Agustinah anggota Tim DIPA Pengabdian Unitomo menyatakan kegiatan ini adalah kegiatan lanjutan karena sebelum pandemic Covid pun beberapa kegiatan awalpun telah dilaksankana oleh timnya.

“Setelah proposal DIPA disetujui sebelum musim pandemi lalu tim kami langsung melakukan pemetaan dan observasi kondisi lapangan dan penyuluhan bisnis bagi para pengrajin tempe ini. Namun setelah itu kegiatan pengabdian tertunda karena pandemi Covid-19. Dan sekarang kami lanjutkan lagi melalui Aplikasi Zoom.  Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi usaha mereka”, pungkas dosen FIA Unitomo ini menutup percakapan.Byt

Berita Terbaru

Tak Lagi Harus Dari Jakarta, Liburan ke Malaysia Kini Lebih Praktis dari Berbagai Kota!

Tak Lagi Harus Dari Jakarta, Liburan ke Malaysia Kini Lebih Praktis dari Berbagai Kota!

Senin, 13 Apr 2026 14:29 WIB

Senin, 13 Apr 2026 14:29 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Liburan singkat ke luar negeri kini semakin mudah dijangkau, terutama bagi wisatawan yang berangkat dari kota selain Jakarta. Seiring…

Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak

Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak

Senin, 13 Apr 2026 13:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, baru-baru ini menemukan sebanyak 90 orang di…

Puluhan Rumah Warga Singosari Malang Rusak Diterjang Angin, Kerugian Ditaksir Rp65 Juta

Puluhan Rumah Warga Singosari Malang Rusak Diterjang Angin, Kerugian Ditaksir Rp65 Juta

Senin, 13 Apr 2026 13:47 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Akhir-akhir ini cuaca ekstrem rata melanda seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari,…

Tekankan Sinergi Stakeholder, Pemkab Madiun Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Tekankan Sinergi Stakeholder, Pemkab Madiun Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 13 Apr 2026 13:30 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan sarana prasarana di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menekankan…

Perkuat Sektor Ekonomi, Pemkab Madiun Dorong Hilirisasi Produk Olahan Jagung Bernilai Tinggi

Perkuat Sektor Ekonomi, Pemkab Madiun Dorong Hilirisasi Produk Olahan Jagung Bernilai Tinggi

Senin, 13 Apr 2026 13:21 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat turut mendorong program hilirisasi dan industrialisasi produk olahan jagung menjadi produk…

Anggaran Pengadaan Chromebook di Disdikbud Jombang Senilai Rp 4,8 Miliar

Anggaran Pengadaan Chromebook di Disdikbud Jombang Senilai Rp 4,8 Miliar

Senin, 13 Apr 2026 13:14 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mengklarifikasi proses pengadaan perangkat Chromebook senilai Rp 4,8 miliar yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik di…