SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Program Mapan, beasiswa kuliah gratis untuk warga miskin yang digagas Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mendapat dukungan penuh dari seluruh universitas di Kota Tahu. Sebanyak 16 perguruan tinggi akan menyiapkan total ribuan beasiswa.
Komitmen itu disampaikan 16 rektor dan pimpinan perguruan tinggi se-Kota Kediri saat bertemu Mbak Vinanda di Balai Kota, Senin 26 Mei 2025. Mereka akan menyiapkan total ribuan beasiswa khusus untuk warga miskin, agar mereka dapat melanjutkan mimpi dan cita-citanya.
“Kami semua sepakat akan berkontribusi untuk bisa mengambil peran di bidang pembangunan khususnya pendidikan, perguruan tinggi yang ada di Kota Kediri akan memberikan beasiswa untuk mahasiswa dari keluarga tidak mampu,” kata Rektor Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri Dr Zainal Afandi MPd.
Lebih gamblang, Zainal menjelaskan, pertama mereka akan memprioritas KIP untuk warga miskin Kota Kediri. Saat ini di UNP, menurut Zainal sudah ada sekitar 102 warga tidak mampu mendaftar melalui jalur tersebut. Mereka yang nantinya tidak tercover, UNP berjanji akan memberikan beasiswa bersumber dari universitas yang berdiri sejak 1976 tersebut.
“Tentu pertama kami prioritaskan untuk mereka bisa mendapatkan KIP kuliah atau beasiswa-beasiswa lain termasuk beasiswa dari perguruan tinggi tersebut, sehingga berapapun mahasiswa dari keluarga tidak mampu yang ingin berkuliah di Kota Kediri, maka perguruan tinggi perguruan tinggi yang ada di Kota Kediri siap untuk membantu mewujudkan cita-cita mereka,” jelasnya.
“Kalau di UNP sampai hari ini mahasiwa dari Kota Kediri dari keluarga tidak mampu itu ada 302 yang mendapatkan pembiayaan dari KIP kuliah. Di tahun ini ada sekitar 102 pendaftar dari Kota Kediri yang mengambil jalur KIP. Kita akan berusaha memprioritaskan mereka mendapatkan KIP kuliah. Untuk mereka yang tidak tercover itu akan kita siapkan beasiswa dari UNP,” tegasnya.
Sementara itu Mbak Vinanda, berterimakasih atas dukungan tersebut. Melalui program ini, Magister Kenotariatan Universitas Airlangga Surabaya itu yakin akan terwujud masyarakat Kota Kediri yang produktif, kreatif dan inovatif.
“Sore hari ini Pemerintah Kota Kediri bersama 16 rektor universitas di Kota Kediri berkumpul. Pertama, tujuannya silaturahmi, yang kedua kami berdiskusi ini harapannya kita bisa saling bersinergi untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Kota Kediri. Harapannya anak-anak yang tidak mampu juga bisa berkuliah di universitas yang ada di Kota Kediri,” kata Mbak Vinanda.
Selain beasiswa, kerjasama lain adalah pemberdayaan masyarakat. Nantinya, mahasiswa di Kota Kediri bisa melakukan pengabdian ke masyarakat dengan memberikan pelatihan kerja atau usaha.
“Ada juga pemberdayaan masyarakat yang dilakukan mahasiswa. Jadi nanti mahasiswa bisa melakukan kegiatan KKN di Kota Kediri. Pelatihan untuk masyarakat biar jadi masyarakat yang produktif,” tandasnya. Can
Editor : Redaksi