THR Belum Diberikan, Puluhan Buruh di Jombang Unjuk Rasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Buruh PT SGS Diwek saat melakukan aksi unras di depan kantor Disnaker Jombang. SP/M. Yusuf
Buruh PT SGS Diwek saat melakukan aksi unras di depan kantor Disnaker Jombang. SP/M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Puluhan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Jalan KH. Wahid Hasyim Nomor 175, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Buruh PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Diwek, Jombang, melakukan unjuk rasa lantaran tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR). Dengan membawa poster dan melakukan orasi, aksi tersebut mendapat pengawalan dari petugas kepolisian.

Perwakilan buruh, Sutrisno mengatakan, bahwa aksi unjuk rasa ini dipicu masalah THR yang belum diberikan oleh perusahaan. Dan sampai hari ini, belum ada titik temu soal THR antara buruh dan pengusaha.

"Selama dalam pertemuan antara perusahaan dan buruh belum ada titik temu. Dan adanya Covid-19 kerap dijadikan dalil perusahaan untuk tidak melakukan pembayaran THR," katanya, ditengah aksi unras, Kamis (09/7/2020).

Menurut penjelasan Sutrisno, ada sebanyak 32 buruh yang THR nya belum dibayar. Dan besaran nonimal THR untuk buruh ini sebesar Rp 2.665.000. Namun data yang ia miliki, ada 42 buruh yang THR nya belum dibayar.

"Covid-19 ini memang menghambat pembayaran THR. Tetapi ada klausul yang mengharuskan jika pembayaran itu dilakukan secara mencicil," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Disnaker Jombang, Rika Paur Fibriamyusi menerangkan, bahwa pelanggaran ketenagakerjaan yang disampaikan buruh PT SGS ini akan ditindaklanjuti Disnaker Jombang.

"Disnaker sudah berulang kali memfasilitasi persoalan tersebut. Atas aduan tersebut, kita menampung dan akan kita kroscek administrasinya. Kita tindaklanjuti hari ini juga," terangnya.

Rika mengungkapkan, bahwa di PT SGS sudah ada 2000 lebih buruh yang THR nya terbayarkan, tinggal 32 orang. Dan sudah difasilitasi bypartit dua kali tapi belum ketemu.

"Perusahaan pernah menyampaikan kalau tinggal tanda tangan, tapi perusahaan mengaku tidak mampu membayar secara full. Namun pembayaran dilakukan secara bertahap atau dicicil," ungkapnya.

Menurut Rika, 50 persen sudah dibayar seketika sebelum lebaran. Khusus 32 orang itu, kalau sudah mau tanda tangan perjanjian akan langsung cair.

"Sedangkan untuk 50 persennya, nanti diberikan pada bulan Desember. Tinggal 32 orang dari 2000 lebih itu," pungkasnya.

Usai melakukan unjuk rasa di depan Disnaker, puluhan buruh melanjutkan aksinya menuju ke gedung DPRD Jombang.  suf

Berita Terbaru

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi meminta perusahaan dan pemberi kerja meningkatkan kesadaran dalam memberikan…

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan beras jenis premium…

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seluruh Anggota Fraksi Partai demokrat Jawa Timur kompak absen dalam Paripurna pembacaan Nota Keuangan Gubernur Jawa Timur…