Diiming-Imingi Jadi Model, 305 Bocah Indonesia Digauli Bule Prancis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Francois Abello Camille alias Frans (65)  saat dirilis depan wartawan, Kamis (9/7/2020).
Francois Abello Camille alias Frans (65)  saat dirilis depan wartawan, Kamis (9/7/2020).

i

Korban Didandani agar Cantik dan Pencabulan Direkam 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi. Dan sekali lagi, pelakunya adalah warga negara asing (WNA). Kali ini, giliran bule Prancis Francois Abello Camille alias Frans (65)  yang dibekuk gara-gara menggauli 305 bocah Indonesia. Biadab!

 Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, kasus terungkap berdasarkan laporan masyarakat setelah curiga seorang korban ditawari pekerjaan sebagai model oleh pelaku. Korban diajak ke sebuah hotel dengan iming-iming melakukan sesi pemotretan.

“Untuk korban sebanyak 305 anak ya. Kalau anak ini bisa dikatakan anak dibawah umur berumur 18 tahun min 1 hari,” Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7).

Nana menuturkan, korban kerap kali berburu korban di tempat keramaian. Seperti mal atau bahkan di jalanan. Mereka yang tergiur, maka akan diajak ke hotel, lalu dirias sebelum disetubuhi.

“Untuk modus operandi tersangka untuk berjalan-jalan dimana ada kerumunan anak-anak mereka mendekati, dibujuk dan diajak ditawarkan jadi foto model. Anak yang mau mereka bawa ke hotel,” jelas Nana.

Aksi pelaku terjadi pada rentan waktu Desember 2019 hingga Juni 2020. Tiga hotel disewa untuk menjalankan aksi bejat tersebut. Tak hanya disetubuhi, pelaku juga merekam saat menggerayangi korban.

“Mereka diiming-imingi jadi model foto di kamar yang bersangkutan dan anak tersebut difoto telanjang kemudian disetubuhi oleh tersangka. Dalam melakukan aksinya tersangka menyiapkan kamera tersembunyi untuk merekam adegan tersebut,” tegas Nana.

Nana mengimbuhkan, remaja yang termakan rayuannya diajak ke hotel. Kemudian, oleh Frans akan didandani layaknya artis papan atas.

Sejauh ini, 17 korban berhasil diidentifikasi. Rata-rata berusia 13 tahun hingga 16 tahun.

"Rata-rata korbannya adalah anak jalanan. Kemudian didandani hingga terlihat menarik," katanya.

Nana menuturkan, warga Prancis tersebut mencabuli korbanya ketika sesi foto berlangsung. Korban diminta berpose telanjang.

"Setelah itu disetubuhi," ucap dia.

Frans selalu merekam aktivistas seksualnya secara sembunyi-sembunyi. Tercatat, ada 305 video yang tersimpan di laptop pribadinya.  "Video dalam bentuk film jumlahnya ada 305 buah. Kami masih kembangkan apakah video diperjual-belikan," terang dia.

 Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa puluhan kostum pemotretan, laptop, alat fotografi, alat bantu seks atau vibrator, dan kondom. Polisi juga menemukan 305 video seks pelaku dengan seluruh korban.

Frans diketahui masuk ke Indonesia pada Desember 2019 menggunakan visa turis. Selama itu, dia kerap berpindah-pindah hotel.

“Data yang kami dapatkan dari imigrasi tersangka sudah beberapa kali masuk ke Indonesia. Di Jakarta Barat sendiri ada tiga hotel yang pernah dikunjunginya,” pungkas Nana. jk

 

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…