Ngrampok di Rangkah dan Tegalsari, Ngakunya Polisi Narkoba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dari Polsek Tegalsari saat mengidentifikasi rumah di Jalan Rangkah Gang I No. 45, Tambaksari, Surabaya yang menjadi sasaran rampok pada Jum’at (10/7). Sp/jemmi
Petugas dari Polsek Tegalsari saat mengidentifikasi rumah di Jalan Rangkah Gang I No. 45, Tambaksari, Surabaya yang menjadi sasaran rampok pada Jum’at (10/7). Sp/jemmi

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Dalam waktu tiga hari, Surabaya diteror perampokan di dua lokasi berbeda. Sasarannya dua rumah dan diduga dilakukan oleh komplotan yang sama. Bahkan, modusnya, kawanan rampok ini mengaku sebagai anggota kepolisian dari satuan narkoba yang akan melakukan penggeledahan.  Perampokan pertama terjadi pada Jum’at (10/7/2020) di daerah Tambaksari Surabaya. Sedangkan, perampokan kedua dilakukan Minggu (12/7/2020) di daerah Tegalsari Surabaya.

Aksi pertama komplotan perampok yang mengaku polisi narkoba itu, dilakukan Jumat siang usai sholat Jumat pukul 13.00 WIB. Sebuah rumah di Jalan Rangkah Gang I No. 45, Tambaksari, milik Meity Witedja (55) diobok-obok komplotan perampok, yang diduga lebih dari tiga orang itu. Saat kejadian, Meity Witedja sedang bepergian bersama suami dan anaknya.

Dari keterangan Suliyah, 58 tahun, pembantu Meity Witedja, yang menjadi korban perampokan, perampok berjumlah lima orang. “Saat ini kami sedang penyelidikan dan masih memburu. Bahkan pelaku juga melakukan aksi ditempat lain,” kata Kanitreskrim Polsek Tambaksari, Iptu Didik Ariawan, kemarin.

Saat merampok rumah berlantai dua itu, para pelaku mengaku sebagai polisi, dan hendak melakukan penggeledahan narkoba. Pengakuan itu dikatakan pelaku saat mereka kepergok Suliyah, sang pembantu.  “Yang dirumah hanya pembantunya saja. Saat kepergok, pelaku menyekap pembantu dan dibawa ke ruang dapur. Sementara lainnya mengacak-acak kamar utama,” tambah Iptu Didik.

Dalam aksi tersebut, para pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 2,5 juta dan sejumlah barang berharga yang ditotal kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta.

 

Rampok di Tegalsari

Saat sedang dilakukan penyelidikan, justru perampok itu melakukan aksiya kembali. Kini yang menjadi sasaran, sebuah rumah yang beralamat di Jalan Tegalsari No. 16, Surabaya. Kejadiannya Minggu (12/7/2020) pagi.

Dari informasi yang didapat Surabaya Pagi, para pelaku berhasil menggarong sejumlah perhiasan emas milik korban. Namun polisi belum bisa memastikan apa saja yang digondol para pelaku dan berapa nilai kerugian. Diduga, perampokan ini dilakukan komplotan yang sama. "Kejadiannya Minggu pagi, diduga ada kaitannya dengan kejadian dua hari lalu," jawab Kapolsek Tegalsari, Kompol Argya Satriya Bhawana melalui Kanit Reskrim Iptu I Gede Made Sutayana.

Menurut Made, Tim Unit Reskrim Polsek Tegalsari bersama Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Tim Inafis masih memeriksa para saksi, termasuk mengumpulkan alat bukti petunjuk serta menyisir rekaman CCTV yang mungkin saja merekam aksi pelaku.

Sementara itu, dari hasil identifikasi sementara kepolisian, komplotan perampok yang beraksi di Tegalsari dan Tambaksari punya kesamaan ciri-ciri. Salah satunya mereka berjumlah lebih dari dua orang.

Untuk memburu para pelaku, Satreskrim Polrestabes Surabaya menerjunkan Tim Unit Jatanras. "Kami full tim memback up teman-teman polsek. Dugaan kami sementara ada lima pelaku," terang Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia Putra dikonfirmasi terpisah.

Alumni AKPOL Tahun 2013 ini menyebut, dari hasil identifikasi sementara, komplotan pelaku yang beraksi di Tambaksari dan Tegalsari memiliki kesamaan ciri-ciri. "Itu tadi, dugaannya lima pelaku. Kami sudah berhasil mengidentifikasinya dan saat ini kami masih melakukan pengejaran," tegasnya. jem/hm

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …

Perkuat Layanan Terpadu Warga, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Lentera Lansia

Perkuat Layanan Terpadu Warga, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Lentera Lansia

Rabu, 29 Jul 2026 15:44 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga lanjut usia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi…