MPLS secara Daring, Siswa Baru di Jombang Datang ke Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Siswa baru saat mendatangi sekolahnya di SDN 2 Kepanjen Jombang. (SP/M. Yusuf)
Siswa baru saat mendatangi sekolahnya di SDN 2 Kepanjen Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Dalam masa perkenalan lingkungan sekolah (MPLS) di tengah pandemi Covid-19, dilakukan melalui sistem daring. Namun, pada hari pertama masuk sekolah, masih ada siswa yang nekat masuk sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi di SDN Kepanjen 2, Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin, (13/7) pagi tadi.

Sekitar kurang dari 20 siswa baru, datang ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah. Hal itu diakui oleh Kepala SDN 2 Kepanjen Jombang, Heri Mujiono. Ia mengaku tidak bisa menolak peserta didik baru yang datang ke sekolah pagi itu.

"Meski sekolah tidak mengadakan MPLS secara tatap muka, namun terpaksa kami mengizinkan puluhan siswa tersebut untuk berkenalan dengan guru dan lingkungan sekolahnya," akunya, saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2020).

Menurut keterangan Heri, banyak anak-anak yang sifatnya sudah mood untuk masuk ke sekolah, akhirnya pihaknya mengizinkan orang tua untuk mengajak anaknya ke sekolah hanya untuk bertemu guru dan keliling sekolah.

"Siswa yang terlanjur datang ke sekolah, dipandu oleh masing-masing wali murid dan guru pendamping untuk berkeliling lingkungan sekolah. Selain itu, siswa juga dikenakan protokol kesehatan, seperti dicek suhu tubuh dan wajib cuci tangan, serta diharuskan mengenakan masker di dalam sekolah," terangnya.

Namun, papar Heri, pihak sekolah hanya mengizinkan siswa berada di lingkungan sekolah hanya 5-10 menit. Kemudian mereka dipersilahkan untuk kembali pulang. Selanjutnya, sekolah tetap akan melakukan kegiatan MPLS melalui sistem daring.

Kegiatan MPLS berlangsung hingga Rabu, (15/7) lusa. Setelah itu, para siswa akan mendapatkan pelajaran melalui kelas maya yang jadwalnya sudah ditentukan sekolah.

"Kalau selanjutnya pembelajaran tetap kita melakukan daring. Sepanjang belum zona hijau, kita tidak diizinkan untuk pembelajaran secara tatap muka. Kita gunakan kelas maya dengan belajar dari rumah," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Agus Purnomo menegaskan, kegiatan MPLS menggunakan tahun ajaran 2020/2021 dengan sistem daring. Pasalnya, kasus Covid-19 di Jombang cukup tinggi.

"Kemarin langsung kita instruksikan kepada seluruh korwilker untuk menyampaikan kepada sekolah agar pelaksanaan MPLS dilaksanakan secara daring," tegasnya.

Agus menandaskan, untuk pelaksanaan MPLS secara daring ini diharapkan bisa ditaati oleh seluruh lembaga pendidikan dibawah naungannya. Ia tidak menginginkan adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Apa yang saya sampaikan kepada teman-teman kepala sekolah agar mentaati ini. Demi kebaikan kita bersama, jangan sampai terjadi klaster baru dengan adanya pertemuan MPLS tatap muka," pungkasnya.(suf)

Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…