Tak Lama Lagi, Indonesia bisa Resesi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gambar visual by SP
Gambar visual by SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pada kuartal III tahun 2029 ini pertumbuhan ekonomi Indonesia diharapkan tidak negatif. Bila negatif, Indonesia bisa masuk resesi.
Demikian dijelaskan Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, di tengah kegiatan rilis survei yang dilakukan Indikator Politik secara daring, di Jakarta, Kamis kemarin (23/7).
Menurut Eddy, pandangan itu disampaikan para elite PAN dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/7).
Bahkan, tambah Eddy, tim pakar ekonomi PAN mewanti-wanti Jokowi soal ancaman resesi ekonomi. Dalam pertemuan itu selain pengurus PAN, juga dihadiri para tetua PAN yang ahli di bidang ekonomi, seperti Soetrisno Bachir dan Hatta Rajasa.

Saran PAN ke Jokowi
Dalam pertemuan tertutup itu, para elite PAN memberi sejumlah saran. Pertama, soal kekompakan kabinet dalam mengelola krisis ekonomi akibat pandemi virus corona.
PAN juga mengkritik kinerja para menteri yang mengurusi ekonomi. Terutama urusan bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Salah satu yang kita coba berikan adalah masalah koordinasi dan harmonisasi antara kementerian, khususnya di bidang ekonomi, dengan BI dan OJK," tuturnya.
Selain itu, PAN juga mengingatkan Jokowi soal bantuan sosial (bansos) yang tak menghidupkan ekonomi masyarakat.
Zulhas dkk mengkritik langkah pemerintah yang hanya melibatkan perusahaan besar dalam penyediaan bansos. PAN sendiri, kata Eddy, lebih sepakat bansos saat ini diganti dengan uang tunai.
"Ini perlu evaluasi, sementara UMKM bisa bergerak kalau dilakukan kegiatan ekonomi, apalagi kalau masyarakat pegang uang," tutur Eddy.

Ekonomi Kuartal II Kontraksi
Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II/2020 akan mengalami kontraksi, dengan level terendah pada Mei 2020.
Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan perkiraan tersebut dipengaruhi oleh kontraksi ekonomi domestik pada April-Mei 2020, sejalan dengan dampak kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.
BI juga memprediksi pemulihan ekonomi dunia akan lebih lama dari prakiraan sebelumnya, sejalan kontraksi perekonomian global yang berlanjut. Kondisi ini didorong oleh peningkatan kembali penyebaran Covid-19 di beberapa negara serta mobilitas pelaku ekonomi yang belum kembali normal sejalan penerapan protokol kesehatan.  erc/jk

Berita Terbaru

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun memperketat pengawasan lalu lintas dengan menggelar patroli strong point di sejumlah jalur …

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…