Ketat dan Berbeda, Suguhan Simulasi Pernikahan Era Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asosiasi Weding Kota Mojokerto Gelar Simulasi Pernikahan Ditengah Pandemi Covid. SP/Dwy As
Asosiasi Weding Kota Mojokerto Gelar Simulasi Pernikahan Ditengah Pandemi Covid. SP/Dwy As

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Asosiasi Weding Mojokerto Raya (ASWEMORA) menggelar simulasi resepsi pernikahan di tengah pandemi covid -19, Rabu (22/7/2020). 

Acara yg digelar di gedung Astoria, Jalan empunala, Kota Mojokerto ini dihadiri Wakil Kapolres Mojokerto Kompol Hanis Subiono, Kabid P2PL Dinas Kesehatan Dr. Farida Mariana, Camat Magersari, Camat Kranggan, serta beberapa undangan.

Dari pantauan Surabaya Pagi, acara resepsi yang berlangsung nampak menerapkan Protokol kesehatan ketat. Ini agar tidak menyebabkan penularan covid-19. Mengingat kegiatan dalam acara pernikahan biasanya mengundang banyak orang.

Dalam sambutannya, Wakapolresta Mojokerto mengatakan, dari hasil evaluasi dalam penyelenggaraan simulasi resepsi pernihakan yang di gelar sudah ketat dalam penerapan protokol kesehatan. “Semua yang dilakukan dari awal acara saya perhatikan sudah sangan ketat dalam penerapan protokol Kesehatan, tamu datang wajib menggunakan masker, tamu masuk melalui bilik desinfektan, pengecekan suhu tubuh, tersedianya hand sanitizer hingga phisycal distancing antara tamu yang ingin bersalaman dengan pengantin,” ungkapnya.

Hanis Subiono menyebut semua usaha dan upaya para vendor pelaku weding organizer sudah sangat bagus. Namun demikian,  terkait Izin untuk di lakukannya kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa pihaknya masih belum berani memutuskan karena harus koordinasi dengan satgas Covid-19 Kota Mojokerto. Mengingat Kota Mojokerto masih berada dalam Zona Merah.

Hal yang sama dikatakan oleh Dr Farida Mariana Kabid P2PL Dinas Kesehatan, untuk protokol kesehatan masih ada beberapa yang harus di benahi, diantaranya penyelenggara harus melibatkan tenaga medis, karena disitu ada salah tahapan dalam penerapan protokol kesehatan yaitu pengukuran suhu tubuh.

“Karena jika ada tamu yang suhunya diatas 37,3 derajat tamu tersebut tidak boleh masuk ke dalam ruangan resepsi, dan harus di bawa keruangan observasi ketika suhu tubuh tamu tidak juga turun dalam waktu beberapa menit tamu tersebut harus di bawa ke unit pelayanan kesehatan terdekat untuk dilakukan tindakan medis,” ujarnya.

Yang kedua, apabila ada tamu yang mengalami gejala seperti batuk, sesak nafas, agar tamu tidak di perbolehkan masuk, mengingat penyebaran covid-19 melalui udara. Lanjut, yang untuk catering sesuai dengan arahan Kadinkes disarankan untuk di bungkus agar tidak tidak ada antrian tamu undangan ketika itu dilakukan secara prasmanan.

“Saya mengapresiasi pada rekan-rekan WO atas usaha dan upaya dalam penerapan protokol kesehatan dalam acara simulasi ini, sekali lagi terkait ijin penyelenggaraan acara pernikahan saya masih perlu koordinasi dengan satgas Covid-19 Kota Mojokerto, dan semoga pandemi Ini segera berakhir dan rekan-rekan bisa beraktivitas seperti sidia kala,” tandasnya.  dwy

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…