SD Wonorejo Diduga ada 'Permainan', Jual Buku LKS hingga Pungli

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekolah SD Wonorejo
Sekolah SD Wonorejo

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) baru tentang pengadaan buku pelajaran yang direkomendasikan bagi sekolah. Sedangkan Penggunaan lembar kerja siswa (LKS) tidak diperbolehkan lagi yang tercantum dalam Permendikbud Nomor 8 tahun 2016 tentang buku yang digunakan oleh satuan pendidikan.

Meski di larang, salah satu sekolah di wilayah Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang masih saja menjual Lembar Kerja Siswa (LKS), dan diduga lakukan pungutan liar melalui paguyuban kelas, larangan tersebut juga di atur dalam pasal 181 Peraturan Pemerintah No 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Menurut wali murid SDN 01 Wonorejo yang tidak mau di sebut identitasnya menjelaskan kepada media ini bahwa masih ada di sekolah anaknya diduga melakukan pungutan liar yang di lakukan lewat paguyuban kelas perwalimurid 10 ribu rupiah setiap bulan dan menjual buku LKS dengan harga 118 ribu untuk 12 buku LKS.

“Di sekolah anak saya itu ada pembayaran paguyuban pak sebesar 10 ribu perwalimurid setiap bulan dan ada penjualan buku LKS yang kemarin saya beli 8 ribu untuk buku pendidikan agama dan buku yang lain 10 ribuan 11 buku tapi masih belum saya ambil pak jadi semua 118 ribu,” paparnya saat di konfirmasi di rumahnya (22/07/2020).

Masih menurut wali murid tersebut, pungutan dilakukan walau disaat massa pandemi Covid 19.

“Ini zamannya Corona kan pak kita kemana mana gak boleh dan saya uang sehari hari hanya bisa buat makan aja pak, tapi kami masih saja di tarik untuk bayar bulanan paguyuban di sekolah anak saya, yang di tagih sekarang ini pak kemarin waktu kami ngambil rapot terus di WA lewat group yang belum melunasi bulanan di suruh melunasi mulai Corona itu pak, waktu anak anak mulai libur corona,” imbuhnya

Sedang kepala sekolah ketika di datangi untuk konfirmasi terkait dugaan tersebut ke lembaganya oleh media ini tidak berada di tempat menurut salah satu guru bahwa kasek keluar ke sekolah yang di rangkap.

“Pak kepala sekolah tidak ada pak, ke luar ke SD Umbul 01, tempat beliau PLT di sana,” jelasnya

Kepala sekolah ketika di hubungi lewat via WhatsApp nya juga belum memberikan jawaban, hingga berita ini di terbitkan. Lim

Berita Terbaru

Antisipasi Potensi Luapan Banjir, Pemkab Situbondo Masifkan Normalisasi Sungai

Antisipasi Potensi Luapan Banjir, Pemkab Situbondo Masifkan Normalisasi Sungai

Selasa, 13 Jan 2026 09:51 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 09:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka mengantisipasi banjir luapan sungai khususnya di wilayah yang kerap menjadi potensi langganan banjir di Situbondo,…

Thom Haye Curhat Diteror

Thom Haye Curhat Diteror

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Digaji Persib Rp 750 Juta per Bulan      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Thom Haye curhat di media sosial, usai membantu Persib Bandung mengalahkan Persija Ja…

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Mata Uang Rial Iran Turun 40 Persen Dorong Inflasi Harga Pangan hingga 70 Persen    SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Militer Iran menegaskan bakal membela k…

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Saat Peresmian 166 Sekolah Rakyat Secara Serentak di Banjarbaru, Kalsel      SURABAYAPAGI.COM, Banjarbaru - Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat …

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengklaim harga beras di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi…

Direktur Jenderal Pajak Malu

Direktur Jenderal Pajak Malu

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dampak tiga Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara ditangkap oleh KPK, langsung menampar Direktorat Jenderal…