Coin Laundry, Inovasi Laundry Express Secara Mandiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nina pelanggan laundry mengambil pakaian seragam sekolah yang selesai dikeringkan menggunakan mesin cuci IPSO di Jalan Aryo Bebangah, Wage, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (28/7. SP/Patrik Cahyo 
Nina pelanggan laundry mengambil pakaian seragam sekolah yang selesai dikeringkan menggunakan mesin cuci IPSO di Jalan Aryo Bebangah, Wage, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (28/7. SP/Patrik Cahyo 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebuah inovasi bisnis di tengah pandemi Covid-19 kembali muncul. Coin Laundry muncul dengan menawarkan cuci laundry mandiri. Lina, owner Coin Laundry mengaku jika bisnis ini terinspirasi dari salah satu sahabat dekatnya.

"Saya mendapat inspirasi dari sahabat dekat saya yang memulai bisnis coin laundry ini dua tahun yang lalu di Medan," ujarnya kepada Surabaya Pagi, Selasa (27/8/2020).

Laundry yang terletak di Jl. Aryo Bebengah No. 249 B, Jatiagung, Bangah, Sidoarjo ini ternyata baru di mulai Maret 2020. Namun, diakui Lina, bisnis laundry miliknya ini mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat.

"Warga sangat antusias terhadap sistem coin laundry ini karena dengan sistem pencucian kita, mampu hemat waktu, hemat biaya dan hiegenis," jelasnya.

Dirinya melanjutkan, Dengan harga yang sangat terjangkau bagi warga, baju yang dicuci juga lebih bersih dan tidak berbau karena Coin Laundry memakai sistem pengeringan dengan suhu 70 derajat celcius sehingga dapat membunuh bakteri.

Saat ditanya omset, dirinya mengaku cukup puas. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 seperti ini banyak usaha yang mengalami kerugian bahkan gulung tikar. Dirinya juga belum bisa membandingkan omset karena memang memulai bisnisnya saat pandemi.

"Karena saya mulainya justru waktu pandemi, jadi belum bisa membandingka. Tapi menurut info dari rekan saya yang membuka membuka laundry secara umum ada penurunan sedikit dibanding sebelum pandemi," jelasnya.

Untuk kedepannya, dirinya akan tetap melakukan ekspansi bisnisnya ini. Disamping itu, dirinya melihat prospek usahanya ini juga membantu warga setempat untuk mendapatkan jasa binatu lebih baik mutu dan kualitasnya.

Sementara itu, Nina, salah satu warga yang melaundry mengaku meringankan beban setiap hari dengan adanya mesin Coin Laundry. Apalagi untuk baju seragam sekolah yang membutuhkan waktu cepat untuk pengeringan karena harus cepat dipakai.

"Baru pertama kali saya datang ke sini teknologinya bagus lebih efisien hanya membutuhkan waktu 1,5 jam," ungkapnya kepada Surabaya Pagi. Adt

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…