Sebanyak 81 Hewan Kurban di Blitar Terkena Cacing Hati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RPH di Blitar sembelih hewan kurban. SP/ DECOM
RPH di Blitar sembelih hewan kurban. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Hari ini penyembelihan hewan kurban masih berlangsung di Kabupaten Blitar. Dinas Peternakan dan Pertanian Pemkab Blitar menemukan cacing hati di 81 hewan kurban. Otomatis, hewan kurban yang mengandung cacing tidak diperbolehkan dibagikan ke warga.

Data yang dihimpun detikcom, hinggai pagi ini 1.023 sapi jantan dan 29 sapi betina disembelih. Kemudian yang disembelih 10.747 kambing jantan dan 14 kambing betina, 39 domba dan seekor kerbau menjadi hewan kurban.

Hewan kurban sejumlah 11.853 ini disembelih di ribuan lokasi yang tersebar di 22 kecamatan. Namun dari angka ini, penyembelihan paling banyak dilakukan di tiga RPH milik Kabupaten Blitar. Yakni di RPH Kecamatan Wlingi, Srengat dan Kademangan. 

"Dari ribuan hewan kurban yang disembelih sejak hari pertama Idul Adha sampai hari kedua itu, kami temukan cacing hati di 81 hewan kurban," kata Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Disnakkan Pemkab Blitar Nanang Miftahudin, Minggu (2/8/2020).

Hati yang ada cacingnya, lanjut dia, biasanya berwarna putih. Jika kondisi kerusakan lebih dari 25 persen, maka dinas meminta panitia kurban membuang semuanya.

Nanang menjelaskan, sebelum penyembelihan petugas telah melakukan ante mortem. Atau pemeriksaan fisik luar hewan kurban. Dan pemeriksaan ini tidak bisa mendeteksi adanya cacing, bakteri atau kuman di bagian tubuh hewan.

"Baru setelah disembelih, kami bisa lakukan pemeriksaan post mortem dengan melihat bagian-bagian tubuh hewan. Utamanya bagian jerohan seperti hati dan limpa. Karena dari dua organ dalam itu, biasanya kita bisa mendeteksi adanya penyakit di hewan," jelasnya.

Nanang menyebut, bagian limpa juga menjadi perhatian pihaknya. Karena di Kabupaten Blitar pernah ada kasus anthrax yang menyerang beberapa sapi. Untuk itu, dalam sosialisasi kepada panitia kurban, pihaknya meminta bagian hati dan limpa disisihkan dulu. Saat sudah diperiksa petugas dan kondisinya aman dikonsumsi, baru bisa dibagikan.

"Panitia kurban yang menemukan kondisi limpa yang ukurannya lebih besar dari biasanya, kami minta laporan ke aplikasi yang sudah kami sediakan. Karena anthrax yang ditemukan pada hewan, bisa menular pada manusia jika dagingnya dikonsumsi manusia. Tapi sampai hari ini belum ada laporan," ungkapnya.

Pada Idul Adha tahun ini, Disnakkan Pemkab Blitar menerjunkan 254 petugas. Sebanyak 248 untuk tiap desa atau kelurahan masing-masing satu petugas. Sedangkan 6 petugas khusus mendampingi pemeriksaan hewan kurban pimpinan forkopimda.   dsy3

Berita Terbaru

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bakal melakukan perombakan pada dua organisasi perangkat daerah (OPD). Ini menyusul payung hukum berupa…

Lewat ‘Sarapan Pecel’, Disdukcapil Madiun Optimalkan Layanan Publik Adminduk

Lewat ‘Sarapan Pecel’, Disdukcapil Madiun Optimalkan Layanan Publik Adminduk

Kamis, 29 Okt 2026 12:17 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) program "Sarapan Pecel", Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akurat, dan akuntabel di tingkat desa dan kelurahan, ‎Pemerintah Kabupaten (…

Dari Tangki ke Kualitas Air, Electrolux Buka Mata Konsumen soal Pentingnya Pengurasan

Dari Tangki ke Kualitas Air, Electrolux Buka Mata Konsumen soal Pentingnya Pengurasan

Kamis, 29 Okt 2026 12:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebersihan air untuk mandi tidak hanya bergantung pada sumber air, tetapi juga kondisi perangkat yang digunakan untuk menampung dan m…

Cegah Penyimpangan, Pemkab Pantau Distribusi BBM di SPBU Pamekasan

Cegah Penyimpangan, Pemkab Pantau Distribusi BBM di SPBU Pamekasan

Kamis, 29 Okt 2026 11:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti agar antrian panjang bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tidak terulang kembali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Festival Literasi 2026, Pemkab Madiun Dorong Minat Baca Siswa SD dan SMP

Lewat Festival Literasi 2026, Pemkab Madiun Dorong Minat Baca Siswa SD dan SMP

Kamis, 29 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Lewat kegiatan Festival Literasi tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, berupaya mendorong minat baca siswa SD dan SMP,…