Rupiah Melemah ke Rp14.605 per Dolar AS pada Awal Pekan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rupiah melemah ke Rp14.605 per dolar AS akibat tertekan kekhawatiran pasar atas peningkatan kasus corona di dunia. SP/ CNN
Rupiah melemah ke Rp14.605 per dolar AS akibat tertekan kekhawatiran pasar atas peningkatan kasus corona di dunia. SP/ CNN

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.605 per dolar AS pada Senin (3/8). Posisi tersebut melemah 0,04 persen dibandingkan perdagangan Kamis (30/7) sore di level Rp14.600 per dolar AS.

Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,18 persen, dolar Singapura melemah 0,09 persen, won Korea Selatan melemah 0,27 persen, peso Filipina melemah 0,12 persen, yuan China melemah 0,8 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,06 persen.

Sebaliknya, baht Thailand menguat 0,07 persen, rupee India menguat 0,05 persen dan dolar Taiwan menguat 0,15 persen.

Sementara itu, mayoritas mata uang di negara maju berotot di hadapan dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,02 persen, dolar Australia menguat 0,015 persen dan dolar Kanada menguat 0,04 persen. Hanya franc Swiss yang tercatat masih mengalami pelemahan yakni 0,26 persen.

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan hari ini rupiah berpotensi melemah ke kisaran Rp14.700 dengan potensi support di 14500.

Pelemahan terjadi akibat tingginya kekhawatiran pasar atas penyebarluasan penularan virus Covid_19 di seluruh dunia yang bisa menghambat pemulihan ekonomi global.

"Beberapa negara melaporkan terjadinya second wave seperti di Vietnam, Jepang, Tiongkok, Hongkong, Australia, negara-negara di Eropa dan lain-lain," ujarnya, Senin (3/8).

Di sisi lain, imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS juga kembali mendapatkan tekanan yang berarti meningkatnya permintaan terhadap obligasi tersebut.

"Ini mengindikasikan banyak pelaku pasar yang masuk ke aset aman. Yield obligasi tersebut menyentuh level terendah baru sejak Maret 2020 di 0,522 persen akhir pekan lalu," tandasnya.  dsy6

Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …