Hadi Pranoto, Sanggup Diperiksa Polda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hadi Pranoto
Hadi Pranoto

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ternyata, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) / Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tidak memiliki daftar nama Hadi Pranoto  sebagai peneliti resmi pengembangan herbal untuk obat Covid-19.

Ini dikemukakan Kemenristek, setelah mengetahui Hadi Pranoto, menjadi viral usai wawancara dengan artis video Youtube Erdian Aji Prihartanto alias Anji. Wawancara ini terkait obat herbal yang ia sebut Antibodi Covid-19.

"Hadi Pranoto tidak pernah menjadi salah satu anggota peneliti Konsorsium dalam tim pengembangan herbal imunomodulator yang dibentuk oleh Kemenristek/BRIN," demikian tertulis dalam keterangan resmi yang diterima Surabaya Pagi, Rabu (5/8).

 

Tak Mengenal Hadi

Juga PT Saraka Mandiri Semesta, perusahaan yang mendaftarkan izin edar Bio Nuswa ke BPOM, mengaku tak mengenal Hadi Pranoto. Hadi Pranoto, pria yang mengklaim memiliki 'obat Corona' ini ternyata tak mau berbicara banyak tentang pernyataan produsen Bio Nuswa.

Sebelumnya, Hadi Pranoto, mengklaim memiliki 'obat virus Corona'. Dan herbalnya  terdaftar di BPOM dengan nama Bio Nuswa.

Sementara PT Saraka Mandiri Semesta selaku perusahaan yang mendaftarkan Bio Nuswa  ke BPOM mengaku tidak mengenal Hadi Pranoto.

 

Mematikan Karakternya

Secara terpisah, Hadi Pranoto, tidak gentar dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pasca laporan atas dirinya, ia berencana melaporkan balik Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid.  

Muannas melaporkan Hadi dan musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji tentang konten YouTube yang memuat penemuan obat herbal virus corona (Covid-19).

Hadi menilai laporan yang dibuat Muannas telah mematikan karakter dan kapabilitasnya. Tak hanya itu, laporan itu juga dia anggap telah mencemarkan nama baiknya. "Saya akan lapor balik," kata Hadi saat dihubungi, Selasa (4/8/2020).

Tak hanya itu, kata Hadi, dirinya juga menuntut ganti rugi kepada Muannas sebesar US$10 miliar. "Tidak seberapa US$10 miliar itu dibanding hasil karya yang saya dapatkan, jadi ya semuanya itu pasti ada konsekuensinya," ujarnya.

Sampai Rabu kemarin, Hadi menyatakan siap mengikuti proses hukum yaitu diperiksa Polda Metro Jaya, seperti  laporan yang dilayangkan oleh Muannas .

Hadi, bersikukuh, apa yang dilakukan dalam hal ini penemuan obat herbal Covid-19, adalah untuk kepentingan bangsa dan negara. erc/rl

Berita Terbaru

Demo LSM di Kantor Perhutani Kediri Nyaris Ricuh

Demo LSM di Kantor Perhutani Kediri Nyaris Ricuh

Selasa, 24 Feb 2026 18:30 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 18:30 WIB

Massa Tuntut Segera Realisasikan KDMP di Kabupaten Kediri   SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Aksi damai yang digelar massa gabungan sejumlah lembaga swadaya …

Fraksi Gerindra: Beasiswa  PAUD dan TK Wajib Sentuh Penguatan Karakter

Fraksi Gerindra: Beasiswa  PAUD dan TK Wajib Sentuh Penguatan Karakter

Selasa, 24 Feb 2026 18:21 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai langkah konkrit Surabaya menuju kota ramah anak di level internasional. Fraksi Gerindra berharap beasiswa yang terstruktur…

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM) terus mempercepat penanganan…

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…