DPRD Kecewa, Pengerjaan Box Culvert Rp 6,8 M di Mayjen Sungkono

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Pengerjaan box culvert di Jalan Mayjen Sungkono, tepatnya di sekitar Ruko Darmo Park yang sudah mandek selama 3 bulan.
Pengerjaan box culvert di Jalan Mayjen Sungkono, tepatnya di sekitar Ruko Darmo Park yang sudah mandek selama 3 bulan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Surabaya belum terbebas dari problem drainase atau saluran air. Saat musim hujan, masih banyak titik yang rawan genangan. Salah satunya Jalan Mayjen Sungkono, tepatnya di sekitar Ruko Darmo Park.

Komisi C DPRD Surabaya pun menilai pengerjaan box culvert di sejumlah kawasan Surabaya lamban. Salah satunya, pembangunan box culvert di Jalan Mayjend Sungkono. Dimana, proyek senilai Rp 6,8 miliar itu ditengarai sudah mandek selama 3 bulan.

"Pembangunan box culvert untuk saluran air ini tak kunjung diselesaikan oleh kontraktor. Seharusnya tahun 2020 ini bisa terselesaikan karena pekerjaan ini hanya lanjutan yang dilakukan sejak 2019 lalu," ujar Baktiono, kemarin.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya untuk bisa mengevaluasi kinerja kontraktor. kredibilitas kontraktor sendiri menjadi taruhannya, jika tidak bisa mengerjakan dengan baik maka tidak perlu dilanjutkan.

Pembangunan box culvert sepanjang satu kilometer mulai dari Jalan Mayjen Sungkono sampai Jalan Aditiawarman Surabaya. “Kami akan panggil Dinas PU Bina Marga Surabaya, terkait proyek box culvert," ucapnya.

Menurut dia, meski material sudah ada, namun hingga saat tidak ada pekerjaan. Atas kejadian ini, kata dia, pihaknya menyesalkan karena membuat estetika Kota Surabaya terlihat kumuh.

Sementara, Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo menilai pengawasan pemkot sangat lemah. Buktinya, proyek tersebut dibiarkan mangkrak selama berbulan-bulan. ”Kalau pengawasannya bagus, seharusnya tidak sampai mangkrak,” tuturnya.

Karena itu, dia berharap dinas terkait segera menindaklanjuti temuan komisi C di lapangan. Jadi, ketika hearing, sudah ada solusi atas kelanjutan proyek tersebut. ”Kami tidak ingin berdebat dalam forum. Yang penting adalah solusi konkret atas lambatnya pengerjaan proyek itu. Kalau bisa segera diselesaikan, yang menikmati hasilnya juga rakyat, kan,” ucapnya. alq

Berita Terbaru

Lewat ‘Gerebek TBC’, Dinkes Kota Madiun Tingkatkan Temuan Kasus Baru

Lewat ‘Gerebek TBC’, Dinkes Kota Madiun Tingkatkan Temuan Kasus Baru

Jumat, 27 Mar 2026 10:18 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka meningkatkan temuan kasus baru penyakit tuberkulosis (TBC) guna mengejar target Eliminasi TB Tahun 2030 sesuai yang…

Hemat BBM, Ning Ita Instruksikan Seluruh ASN Kota Mojokerto “Gowes” Setiap Hari Jumat

Hemat BBM, Ning Ita Instruksikan Seluruh ASN Kota Mojokerto “Gowes” Setiap Hari Jumat

Jumat, 27 Mar 2026 10:13 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 10:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Walikota Mojokerto Ika Puspitasari  menghadirkan inovasi kreatif guna mendukung penghematan bahan bakar minyak (BBM).  Petinggi P…

Musim Giling 2026, PG Ngadirejo Kediri Targetkan Giling Tebu 10,6 Juta Kuintal

Musim Giling 2026, PG Ngadirejo Kediri Targetkan Giling Tebu 10,6 Juta Kuintal

Jumat, 27 Mar 2026 10:06 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki musim giling Tahun 2026, Pabrik Gula Ngadirejo Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menargetkan mampu menggiling tebu sebanyak…

Syarat Gadai BPKB Mobil di SEVA, Alternatif Pinjaman Dana Tunai Tanpa Harus Jual Kendaraan

Syarat Gadai BPKB Mobil di SEVA, Alternatif Pinjaman Dana Tunai Tanpa Harus Jual Kendaraan

Kamis, 26 Mar 2026 21:25 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 21:25 WIB

Surabayapagi.com-Surabaya:  Kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang cepat dan aman terus meningkat, termasuk di kota-kota besar seperti Surabaya. …

Jabatan Kabais Diserahkan ke Panglima TNI

Jabatan Kabais Diserahkan ke Panglima TNI

Kamis, 26 Mar 2026 18:58 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:58 WIB

Buntut Penyiraman air Keras yang Menimpa aktivis KontraS Andrie Yunus. Konon Korban Kerap Kritik UU TNI dan Perluasan Peran Militer di Ruang Sipil…

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kepala Bais Diproses Secara Hukum

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kepala Bais Diproses Secara Hukum

Kamis, 26 Mar 2026 18:54 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Kepala Bais segera diproses hukum untuk dimintai pertanggungjawaban. Koalisi Sipil semula…