2.100 Santri Tumplek Blek, Tempat Ibadah Wajib Jaga Jarak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penerapan protokol kesehatan di Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo.
Penerapan protokol kesehatan di Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo.

i

 

Protokol Kesehatan Ketat ala Ponpes di Sidoarjo

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo-  Persiapan menuju New Normal, Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat Sidoarjo terus berbenah mempersiapkan sarana dan prasarana menyambut kehadiraan/kembalinya para santri-santri setelah mereka dipulangkan ke rumah masing-masing akibat adanya pandemi virus Covid-19.

Ponpes Bumi Sholawat yang terletak di Desa Lebo Sidoarjo sudah mempersiapkan sangat matang untuk menyambut kembalinya 2.100 santri yang sudah datang tanggal 24 dan 25  Juni 2020.

“Selain mempersiapkan menuju New Normal sebagai Pesantren Tangguh. Ponpes Bumi Sholawat juga telah mempersiapkan sebagai pilot project New Normal di lingkungan Pondok Pesantren,” terang Guntur sebagai petugas pengawal para santri, kemarin.

Guntur menyatakan, di antara persiapan yang sudah dilakukan adalah pemasangan instalasi cuci tangan di titik-titik strategis sekolah dan seluruh asrama. Pemasangan wadah hand sanitizer di depan setiap kelas dan kamar. Juga melakukan penyemprotan desinfektan, yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sidoarjo.

“Di samping itu juga, melakukan penataan tempat ibadah sesuai aturan physical distancing. Juga penataan ruang kelas sekolah yang sesuai aturan physical distancing,” katanya.

Jadi, bukan hanya para santri yang kami persiapkan sesuai dengan SOP Protokol Kesehatan, tetapi para ustaz/zah, guru dan karyawan juga harus menerapkan standar protokol kesehatan.

“Memakai masker, faceshield, sedia hand sanitizer pribadi, rutin cuci tangan dan tetap menerapkan physical distancing secara ketat,” ujar Guntur.

Selama di Ponpes, para santri juga harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Termasuk juga rajin berolahraga secara teratur, istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi tinggi.

Ketika masuk ke pesantren para santri harus membawa beberapa surat keterangan yang jelas, diantaranya mereka harus membawa Surat Keterangan RT/RW yang menerangkan bahwa santri bersangkutan telah melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari sebelum tanggal kembali ke pesantren.

“Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter Pribadi/Umum. Semua pihak mengencangkan ikat koordinasi. Dari mulai Yayasan, Asrama, Sekolah, Santri, Walisantri, serta masyarakat sekitar pondok,” pungkas Guntur.

Tata, santri remaja asal Sidoarjo yang selama ini mondok di Pesantren Bumi Sholawat mengaku sangat senang bisa kembali ke pesantren. "Semoga semuanya lancar. Senang sekali bisa kembali ke pesantren," lanjut santriwati tersebut.

Beraktivitasnya pesantren memang dibarengi dengan sejumlah aturan ketat sejak sebelum berangkat. Para santri diharuskan rapid test, kemudian di pesantren juga harus selalu menjalankan protokol kesehatan.

Sejumlah pesantren pun mulai bersiap menjelang beraktivitas kembali di era new normal ini. Kebersihan asrama, fasilitas kebersihan dan kesehatan, serta sejumlah persiapan lain terus dilakukan.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Sidoarjo, dr Abdillah Assegaf menyampaikan beberapa hal yang wajib dilaksanakan bagi pondok pesantren. Salah satunya, santri yang berasal dari luar Sidoarjo yang hendak kembali ke pondok diminta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari lebih dahulu. Mereka juga diminta memastikan fisik dalam kondisi sehat dengan membawa surat keterangan sehat dan hasil rapid test nonreaktif dari wilayah asal.

 Kemudian, lanjutnya, membawa peralatan makan dan minum sendiri, membawa suplemen pendukung kesehatan seperti madu dan vitamin serta membawa masker, menyediakan peralatan ibadah sendiri seperti mukena, sarung maupun sajadah. tim

Berita Terbaru

Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87 Persen pada 2025, Pemkot Fokus Kembangkan Ekraf dan Pariwisata Kota

Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87 Persen pada 2025, Pemkot Fokus Kembangkan Ekraf dan Pariwisata Kota

Kamis, 12 Mar 2026 18:40 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Perekonomian Kota Surabaya pada 2025 menunjukkan kinerja yang tetap kuat dan stabil. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS)…

Tindaklanjuti Instruksi Mendagri, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA saat Lebaran

Tindaklanjuti Instruksi Mendagri, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA saat Lebaran

Kamis, 12 Mar 2026 18:36 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menindaklanjuti instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait kesiapsiagaan kepala daerah selama periode satu minggu…

Jelang Arus Mudik Lebaran, Kapolres Gresik Cek Kesiapan Pos Pelayanan Bunder

Jelang Arus Mudik Lebaran, Kapolres Gresik Cek Kesiapan Pos Pelayanan Bunder

Kamis, 12 Mar 2026 16:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Menyambut arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Gresik mulai memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan bagi m…

Polres Blitar Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ratusan Knalpot Brong

Polres Blitar Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ratusan Knalpot Brong

Kamis, 12 Mar 2026 16:24 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 16:24 WIB

Hasil OPS Pekat dan Keselamatan Semeru 2026   SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026 Polres Blitar Kota  musnahkan ribuan botol m…

PTKN Datangi Balai Kota, Dorong Sinergi Pengembangan SDM dan Ekonomi Kreatif 

PTKN Datangi Balai Kota, Dorong Sinergi Pengembangan SDM dan Ekonomi Kreatif 

Kamis, 12 Mar 2026 15:55 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 15:55 WIB

‎‎SURABAYAPAGI, Madiun – Organisasi kemasyarakatan Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) mendatangi Balai Kota Madiun untuk melakukan audiensi dengan Pelaksana Tu…

Musrenbang 2027: Wali Kota Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar di Tengah Tantangan Fiskal

Musrenbang 2027: Wali Kota Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar di Tengah Tantangan Fiskal

Kamis, 12 Mar 2026 15:06 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah…