PANRB Dorong Inovasi di KEK Api-Api Banyuasin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pantauan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Api-Api di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan
Pantauan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Api-Api di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuasin–Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Api-Api di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, memiliki keunggulan geoekonomi, yaitu di wilayah penghasil sawit dan karet terbesar di Indonesia. Dengan lokasi yang strategis, diharapkan KEK yang masih dalam pembangunan ini dapat meningkatkan kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB).

Peran KEK dalam program strategis juga menjadi sorotan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), khususnya dari sisi layanan pubik. "Dalam rangka revolusi perizinan kami melakukan pendampingan untuk mempermudah perizinan dan penguatan dari sisi pelayanan publik, salah satunya yang ada di KEK Tanjung Api-Api Banyuasin,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, saat peninjauan KEK Api-Api, Selasa (18/08).

Selain potensi daerah di sektor agro, KEK Tanjung Api-Api juga memiliki potensi sumber daya alam gas bumi dan batu bara yang melimpah. KEK Tanjung Api-Api juga memiliki keunggulan geostrategis yaitu dekat dengan akses utama Sumatra bagian selatan ke Alur Laut Kepulauan Indonesia I dan sebagai pintu gerbang kegiatan ekspor/impor wilayah Provinsi Sumatra Selatan dan sekitarnya.

Kawasan ini memiliki luas 2.237 hektare, yang terdiri dari perkebunan sawit dan area petrokimia. Saat ini, sedang menunggu proses revisi Peraturan Pemerintah No. 51/2007 tentang Indikasi Geografis, terkait perubahan luas. Awalnya KEK Api-Api hanya memiliki luas 67 hektare.

Diah juga mendorong Pemkab Banyuasin untuk terus mengembangkan KEK dan untuk menciptakan inovasi pelayanan publik. Perlu diketahui, daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Musi Banyuasin tersebut berhasil mendapatkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 untuk kategori Tata Kelola Pemerintah Kabupaten.

Pemkab Banyuasin, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menciptakan inovasi Jam Kunci di Desa Muara Sungsang Kecamatan Banyuasin II dengan jarak kurang lebih 120 kilometer dari pusat kota Banyuasin. Jam Kunci adalah singkatan dari Jemput Bola, Rekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) Langsung Cetak di Tempat.

Diah mengapresiasi inovasi yang telah digaungkan di Kabupaten Banyuasin. "Ini hal yang patut diapresiasi, dan kami merencanakan akan menyelenggarakan awarding Top 45 dengan protokol kesehatan," ungkap Diah.

Bupati Banyuasin Askolani mengungkapkan Jam Kunci lahir untuk memudahkan masyarakat mendapatkan KTP. "Dulu sebelum ada inovasi Jam Kunci masyarakat 30 sampai 40 persen yang mempunyai KTP. Kini 99,9 persen warga sekarang sudah memiliki KTP, dan menghemat biaya masyarakat dalam rangka berkeliling membuat KTP masyarakat,” pungkas Askolani. dudung

Tag :

Berita Terbaru

Makin Tertib dan Efisien, Wali Kota Surabaya Apresiasi Kualitas Layanan CJH di Asrama Haji

Makin Tertib dan Efisien, Wali Kota Surabaya Apresiasi Kualitas Layanan CJH di Asrama Haji

Senin, 04 Mei 2026 14:37 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki Musim Haji 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menilai pelayanan penerimaan dan pemberangkatan jamaah calon haji (JCH)…

Pecahkan Rekor Nasional, Kemen PKP Catat Penyaluran KUR Perumahan di Surabaya Capai Rp305 Miliar

Pecahkan Rekor Nasional, Kemen PKP Catat Penyaluran KUR Perumahan di Surabaya Capai Rp305 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 14:15 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) memberikan apresiasi terkait perolehan Kredit Usaha Rakyat (KUR)…

5 Pasar Tradisional Surabaya Terus Dikebut, Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026

5 Pasar Tradisional Surabaya Terus Dikebut, Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026

Senin, 04 Mei 2026 13:38 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga pertengahan Mei 2026, sedikitnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah rampung menargetkan lima pasar dibenahi, yakni…

Sukses Breeding, Saat Ini Koleksi Komodo di KBS Surabaya Tembus Lebih dari 50 Ekor

Sukses Breeding, Saat Ini Koleksi Komodo di KBS Surabaya Tembus Lebih dari 50 Ekor

Senin, 04 Mei 2026 13:29 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turut mengapresiasi keberhasilan pengembangbiakan komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS)…

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini terjadi lonjakan terhadap komoditas harga aspal yang dikeluhkan hingga membuat sejumlah perbaikan jalan di Kota Madiun…

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui edukasi kesehatan pangan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun…