Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Bahaya biologi yang berasal dari mikroorganisme yang tidak terlihat secara kasat mata. SP/ MDN
Ilustrasi. Bahaya biologi yang berasal dari mikroorganisme yang tidak terlihat secara kasat mata. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui edukasi kesehatan pangan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mengingatkan masyarakat terkait bahaya biologi yang berasal dari mikroorganisme yang tidak terlihat secara kasat mata. Pasalnya, bahaya biologi juga dapat terjadi akibat kontaminasi silang dari peralatan yang tidak bersih saat proses pengolahan makanan. 

Sehingga, Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Muda Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Diana Novitasari, menyampaikan sebagai langkah pencegahan dapat diatasi salah satunya dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum menjamah makanan. “Kalau kita jajan ataupun para penjamah makanan yang mengolah itu, sebelum produksi seyogyanya cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir,” ujarnya, Senin (04/05/2026).

Sementara itu, Penyuluh Obat dan Makanan Dinkes Kabupaten Madiun, Denik Prasetyawati, menyampaikan mencuci bahan pangan dengan air mengalir dapat membantu mengurangi risiko bahaya biologi. Namun, cara pencucian perlu disesuaikan dengan jenis konsumsi. Jika bahan makanan akan dimasak, pencucian dapat dilakukan dengan air mengalir dari keran. Namun jika akan dikonsumsi langsung, seperti buah atau lalapan, sebaiknya dibilas menggunakan air dengan kualitas air minum.

Denik menjelaskan bahwa air yang tidak memenuhi standar air minum tidak layak langsung dikonsumsi. Pihaknya juga mengimbau para penjual makanan untuk memastikan proses pengolahan sesuai standar keamanan pangan, seperti menggunakan celemek, mencuci tangan, tidak berkuku panjang, tidak menggunakan perhiasan saat memasak, serta menutup makanan saat penyajian.

Lebih lanjut, pihaknya juga tak lupa turut mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan masa simpan makanan matang, terutama olahan daging dan telur. Jika berada pada suhu ruang lebih dari empat jam, makanan disarankan dipanaskan kembali karena potensi pertumbuhan bakteri meningkat. Dengan menjaga kebersihan dalam pengolahan maupun konsumsi makanan, masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko bahaya biologi pada pangan. md-01/dsy

Berita Terbaru

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…