Batik Wistara Usung Sosioprenuer

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyandang disabilitas tuna rungu dan wicara melakukan produksi pengecapan batik dengan motif Virus Corona (Covid-19) di Rumah Edukasi PLN Peduli Wistara, Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/8).  SP/Patrik Cahyo
Penyandang disabilitas tuna rungu dan wicara melakukan produksi pengecapan batik dengan motif Virus Corona (Covid-19) di Rumah Edukasi PLN Peduli Wistara, Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/8). SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tidak ada yang mengira bila ada pengrajin batik di Kota Metropolitan seperti Surabaya. Berlokasi di daerah Surabaya Timur, Ariyono Setiawan pemilik usaha Batik Wistara mencoba mendedikasikan dirinya menjadi salah satu Sosio Preuner dengan mempekerjakan 12 tuna rungu wicara di kediamannya.

Berawal dari 10 tahun yang lalu, usaha konveksinya merekrut sejumlah penyandang disabilitas yang ia bantu untuk memiliki ketrampilan, barulah pada 5 tahun berikutnya ia menambah memberikan keterampilan baru, khususnya membatik.

Para penyandang disabilitas ini tidak hanya berasal dari kota Surabaya, melainkan dari Jember, Pasuruan, Kediri, dan Malang, dengan rata-rata memiliki usia produktif (15-20) tahun.

Dosen Pengajar Politeknik Penerbangan di Kota Surabaya ini, rupanya juga mengikuti trend desain yang cukup viral, dengan membuat batik Corona atau batik Covid - 19, dengan membuat corak dan gambar seperti virus, yang ia produksi bersama para pekerja yang menyandang disabilitas.

"Mengikuti yang sedang viral saja, akhirnya mencoba membuat batik dengan tema dan gambar Corona," ungkapnya saat di temui Surabaya Pagi.

Ariyono mengatakan bila kesulitan yang ia alami ialah cara mengaplikasikan konsep batik dengan cara komunikasi yang ia miliki.

"Dulu saya memang kesulitan karena komunikasi saya terbatas, tapi lama-lama karena saya bersama mereka jadi bisa mengerti. Kesulitan pengaplikasian untuk lebih rapi dan butuh konsistensi dalam pengerjaan batik," terangnya.

Sebelumnya Ariyono yang memiliki kegemaran menggambar maupun melukis memilih untuk menggambar pada media kain dengan belajar membatik pada tahun 2015.

"Awalnya saya senang menggambar, melukis, dan memulai mencari media lukis yang baru, serta mencoba merintangi warna dengan belajar membatik," ujarnya.

Saat ini, rumah produksi batiknya atau yang biasa dikenal dengan Batik Wistara menjadi satu-satunya Rumah Edukasi PLN Peduli Batik Wistara dengan bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

"Dengan adanya sambungan komunikasi jejaring dari Dinsos Provinsi Jawa Timur, usaha yang saya jalankan bersama teman-teman ini menjadi satu-satunya rumah edukasi PLN peduli. Harapannya semakin banyak orang yang tergugah sosialnya dengan memberikan keterampilan pada teman-teman yang memiliki kekurangan," pungkasnya. Byt

Berita Terbaru

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD dituntut tidak cuma berkutat pada urusan rutinitas…

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

SurabayaPagi, Pagi, - Sidang perkara penganiayaan di Pasar Buah Tanjungsari masuk babak baru di Pengadilan Negeri Surabaya 29 September 2026. Dua saksi,…

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Jangan Hanya Pandai Akademik, Adab Nomor Satu

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Jangan Hanya Pandai Akademik, Adab Nomor Satu

Rabu, 30 Sep 2026 17:22 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengingatkan para pelajar agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memperkuat etika, n…

Pemadaman Listrik Bergilir Marak di Sejumlah Wilayah Ponorogo, PLN Ungkap Penyebabnya

Pemadaman Listrik Bergilir Marak di Sejumlah Wilayah Ponorogo, PLN Ungkap Penyebabnya

Rabu, 30 Sep 2026 15:29 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Pemadaman listrik bergilir terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut membuat s…

Kasus Kantor Desa Serag, Pemkab Ponorogo Terjunkan Inspektorat

Kasus Kantor Desa Serag, Pemkab Ponorogo Terjunkan Inspektorat

Rabu, 30 Sep 2026 15:28 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Polemik pembangunan kembali Kantor Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (…

Gubernur Teken BP BUMD, Fraksi Golkar : Harus Diisi Pejabat Paham Bisnis

Gubernur Teken BP BUMD, Fraksi Golkar : Harus Diisi Pejabat Paham Bisnis

Rabu, 30 Sep 2026 15:27 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Terbitnya Peraturan Gubernur No 13/2026 yang didalamnya mencantumkan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) mendapat d…