Super Kaya, Kades di Mojokerto Tidur di Atas Tumpukan Uang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi Nono tidur di atas tumpukan uang.
Aksi Nono tidur di atas tumpukan uang.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto- Kepala desa (Kades) Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Suhartono alias Syekh Nono bikin geger duania maya. Dia pamer video sedang tidur di atas tumpukan kertas menyerupai uang. Siapakah Syekh Nono? Seberapa kaya dia, hingga bisa tidur di atas tumpukan uang?

Di mata sesama kepala desa, Syekh Nono dikenal sebagai pengusaha sukses. "Benar itu adalah Nono, Kades Sampangagung. Dia pengusaha, miliader," kata Kades Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Mohammad Afif yang merupakan rekan Kades Nono, kemarin.

Di mata Afif, Nono merupakan pengusaha yang sukses. Penampilannya yang nyentrik menjadi ciri khasnya. Yakni memakai anting dan bertato. "Meski gaya tampilannya kayak gitu, jiwa sosialnya tinggi. Program pembangunan di Desa Sampangagung, pesat," ujarnya.

Menurut Afif, sebagai sosok pengusaha, Nono sangat mungkin mempunyai uang tunai hingga miliaran rupiah. Hanya saja, dia belum bisa memastikan keaslian uang yang terlihat di video tersebut.

"Saya belum pernah lihat langsung dia pamer duit. Keaslian uangnya saya tak bisa memastikan, karena saya tahunya dari video," terangnya.

Sementara saat disinggung sebutan Syekh Nono yang tertulis di rekaman video, Afif mengaku baru mendengar sebutan tersebut. Menurut dia, sehari-hari Kades Sampangagung itu dipanggil Nono. "Di kalangan kades panggilannya nama desa, misalnya Pang untuk Kades Sampangagung. Kalau panggilan di masyarakat ya hanya Nono," tandasnya.

Tajirnya Nono juga diakui warga setempat. “Dia memang kaya raya dan terkenal dermawan,” kata Budi, salah satu warga Sampangagung.  Ia menambahkan, warga tak pernah curiga, apakah uang yang dipamerkan Nono berasal dari hasil korupsi. “Dia kaya karena setahu saya, dia adalah pemasok kayu palet di pabrik Bir Bintang,” ujar Budi lagi.

Namun, warga tak heran dengan ulah Nono. Tak jarang Nono membuat sensasi baru. Baik dari gaya penampilan maupun pamer kekayaan, khususnya uang. "Memang seperti itu.Tapi, meski begitu, Kades saya ini orangnya baik," tambahnya.

Tak beda dengan Khosim, warga lainnya. Menurut dia, video berdurasi 10 menit 12 detik yang mempertontonkan uang lembaran Rp 50 dan Rp 100 ribu dalam kamar adalah kepala desanya. Khosim juga menyebut tidak terlalu heran dengan kebiasaan aneh sang Kades.

Selama ini, selain menjabat Kades, Nono mempunyai perseroan terbatas (PT). Dengan uang yang dimiliki, di mata warga, Nono dikenal dermawan. Dia sering menyantuni anak yatim, warga miskin, serta rutin menggelar khataman Alquran dan pengajian umum di balai desa setempat. "Dilaksanakan rutin sebulan sekali, saat malam Jumat Legi," jelas Khosim.

 

Nyentrik

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Mojokerto Alfiah Ernawati membenarkan sosok tersebut adalah Kades Sampangagung. "Penampilan orangnya nyentrik," ujarnya.

Erna menuturkan, selain menjabat Kades, Suhartono memang pengusaha yang cukup sukses. Hanya saja dia menyayangkan perilakunya yang terkesan pamer kekayaan.

"Dulunya dia orang tak punya, sekarang dia jadi kades dan juga pengusaha yang bermitra dengan pabrik bir (PT MBI), seharusnya tidak begitu perilakunya," tandasnya.

 

Dokumentasi Saja

Sementara Kapolsek Kutorejo, Putu Sandia, mengatakan, setelah video Kades Nono viral di medsos, pihaknya langsung turun ke lapangan dan menggali informasi.  "Pengakuanya, video itu dibuat untuk dokumentasi kalau nanti sudah tua, bisa cerita pada anak cucunya," kata AKP Putu Sandia, melalui sambungan telephon.

Kata AKP Putu Sandia, video tersebut dibuat pada tanggal 14 Juni kemarin, setelah Kades Nono menerima uang pembayaran tunjangan hari raya (THR) untuk sekitar 300 karyawanya.

"Dia memang punya usaha kerjasama outsourching dengan PT Multi Bintang Indonesia (MBI) yakni PT Bintang Anugrah Kita (BAK) yang sudah berlangsung lama. Setelah menerima transfer uang itu, dia sengaja membuat video dokumentasi tersebut," jelas SKP Putu.

Sehari setelah membuat video dukumentasi dengan tumpukan uang kurang lebih Rp 1 miliar, uang itu kemudian dibayarkan kepada karyawanya untuk uang THR. Terkait motif mengupload video ke youtube, Kades Nono hanya mengatakan untuk dokumentasi saja.

"Video itu hanya untuk dokumentasi saja, setelah pembuatan video dikumentasi, langsung dibayarkan kepada pekerjanya," tambah AKP Putu.

Kendati keterangan yang diperoleh dari Kades Nono, video itu hanya untuk dokumentasi, namun pihaknya tetap menggali informasi di lapangan. Kalau nanti menemukan bukti pelanggaran, bisa dilakukan penindakan. "Sejauh ini keteranganya sebatas dokumentasi," pungkas AKP Putu Sandia.

Seperti diketahui, sebuah video berdurasi 10 menit 12 detik, menghebohkan jagat media sosial. Video itu menjadi viral lantaran seseorang yang diduga salah satu Kepala di Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Jatim, tidak memakai baju memamerkan uang kertas pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 di dalam kamarnya. Tumpukan uang kertas itu tercecer di tempat tidur dan lantai kamar.dwi

Berita Terbaru

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Nanti seluruh penjualan ekspor komoditas sawit dan batubara wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai eksportir…

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto mengaku akan mengejar harta para pejabat-pejabat korup yang disembunyikan hingga ke bunker-bunker.Prabowo…

Manajemen MBG Sedang Didandani

Manajemen MBG Sedang Didandani

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden Prabowo Subianto disebut sedang memperbaiki manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya penggunaan anggaran. Upaya tersebut…

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap potensi keuntungan besar yang bisa didapat negara lewat pembentukan badan tersebut. Lembaga…

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Prabowo dalam rapat paripurna di DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026), menyoroti praktik berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal…

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI .COM: Oditur militer menghadirkan dokter spesialis bedah plastik Parintosa Atmodiwirjo dan dokter spesialis mata Faraby Martha sebagai ahli kasus…