Duet Machfud-Mujiaman Dinilai Mampu Majukan Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Machfud – Mujiaman. SP/ALQ
Machfud – Mujiaman. SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pengamat Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Rachmah Ida memandang, duet Machfud Arifin-Mujiaman berpeluang memenangkan kontestasi politik Surabaya. Banyak contoh bukan kader partai yang diusung dalam pemilihan kepala daerah bisa menang.

Prof Rahmah mencontohkam Anies Baswedan yang notabene kalangan profesional menang dalam Pilgub DKI. Begitu juga dengan Joko Widodo yang mulanya bukan kader murni, bisa menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI hingga menjadi presiden RI. "Gejala itu bisa berlaku untuk semuanya, termasuk Surabaya sudah ada contohnya," ungkapnya Rabu (26/8).

Menurutnya, apa yang dilakukan Machfud Arifin dengan turun ke lapangan secara massif otomatis meningkatkan popularitas. Sebab, pemilih Surabaya butuh kenal terhadap figur calon. "Masyarakat Surabaya itu tak kenal maka tak sayang," jelasnya.

Prof Rachmah menegaskan, kekuatan Machfud Arifin-Mujiaman di delapan partai pengusung, yakni Gerindra, Golkar, PPP, Nasdem, Demokrat, PKS, PAN, dan Nasdem. Parai pengusung ini bisa mengerahkan kader atau followernya untuk memenangkan duet Machfud-Mujiaman.

Sementara itu, pengamat politik Ubhara Surabaya Fitria Widiyani Roosinda menegaskan, duet Machfud Arifin-Mujiaman sangat mampu mensukseskan pembangunan kota Surabaya, Karena banyak daerah yang sukses dipimpin para profesional. Surabaya sendiri memiliki sejarah sukses Bambang DH yang berduet dengan Tri Rismaharini dari kalangan profesional.

Fitria mengatakan, tak sedikit masyarakat yang kecewa dengan kepala daerah yang berlatar politisi karena terkadang memprioritaskan kepentingan partai. Terhadap gejala ini, Fitria menilai fakta ini menjadi peluang baik bagi pasangan Machfud-Mujiaman. 

"Pasangan MM dapat menggunakan peluang ini untuk memenangkan hati masyarakat. Sebenarnya masyarakat kita sudah semakin terdidik. Jejak digital, rekam prestasi, itu sangat menentukan. Oleh sebab itu berbagai program solutif kreatif harus diciptakan oleh pasangan MM," terangnya.

Menurutnya, Machfud-Mujiaman Pasangan profesional terbiasa bekerja dengan beragam tekanan dan deadline. Sehingga sangat bisa dan menyelesaikan berbagai Warna-warna permasalahan di Surabaya, apalagi keduanya sudah teruji dan berhasil selama menjadi pemimpin di instansinya masing-masing.

Diketahui, Mujiaman dikenal memiliki prestasi bagus selama menjadi Dirut PDAM. Diantara prestasi itu adalah novasi di bidang digital. Apapun urusannya dengan PDAM tidak perlu ke kantor. Sebab, kantor pelayanan 100% closed. 

Selain itu,  meningkatkan pertumbuhan usaha perusahaan menjadi dua kali pertumbuhan ekonomi Nasional. Bahkan memastikan pertumbuhan usaha pada saat musim pandemi corona tetap baik sekitar 8% karena adanya perbaikan supply dan pemakaian Air oleh pelanggan domestik. Juga meningkatkan kesejahteraan karyawan dan perbaikan tempat kerja yang aman dan nyaman.

Machfud-Mujiaman sudah memiliki pengalaman dalam memimpin dan sudah teruji dengan berbagai keberhasilan yang didalam. Hal itu menjadi salah satu modal kuat mereka mampu memajukan kota pahlawan ini.

Machfud berhasil menjadi Kapolda di 3 provinsi berbeda, dan Mujiaman selama memimpin PDAM juga berprestasi. Keduanya memiliki modal keberhasilan dalam memimpin, dengan begitu pasangan MM ini bisa membuktikan bahwa duet profesional adalah pilihan yang tepat.Alq

 

Berita Terbaru

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…