Polres Sumenep Diduga Abaikan Pelaporan Kiai Jurjiz

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Polres Sumenep. SP/Ainur Rahman
Kantor Polres Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

Jual Beli tanah yang tak bersertifikat

 

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Polres Sumenep diduga mengabaikan pelaporan kiai Jurjiz terhadap penjual tanah di Desa Ketawang Laok Kecamatan Guluk-Guluk Kab. Sumenep,

Dalam laporannya, Pada hari Senin tanggal 3/8 kiai Jurjiz melaporkan penjual tanah bernama Jufri ketua Yayasan Penjaga Asta Tinggi (Yapasti) Kab. Sumenep ke Polres Sumenep, melalui kasi Pidana Umum (PIDUM) Polres. 

Adapun isi laporan sebagaimana disampaikan Kiai Jurjiz bahwa pihaknya merasa ditipu oleh saudara Jufri atas perjanjian Jual beli tanah pada tahun 2016 lalu.

Tanah yang dibelinya ternyata tanah pecaton yang tidak bersertifikat, padahal kiai Jurjiz telah membayar uang sebesar 50 Juta sebagai tanda jadi, dengan perjanjian akan melunasi jika saudara Jufri menyelesaikan sertifikat tanahnya.

Sebagaimana disampaikan Kiai Jurjiz sebelumnya, “Kalau tanah itu tidak bisa bersertifikat karena tanah pecaton atas nama Yayasan bukan atas nama Jufri penjual tanah. Jadi dalam hal ini saya ditipu oleh saudara Jufri,  makanya saya melaporkan kasus penipuan tersebut,” terangnya.

“Sebelumnya saudara Jufri menyatakan agar saya bersabar dulu dalam menunggu sertifikat tanah, saya sudah menunggu dari perjanjian pada tahun 2016 lalu sampai 2020, baru setelah saya tahu dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kab. Sumenep, kalau tanah itu milik yayasan bukan atas nama pribadi,” sambungnya.

Sementara Kabag Humas polres Kab. Sumenep, Widiarti, membenarkan kalau pelaporan Kiai Jurjiz sudah masuk ke Kasi pidana umum (Pidum) tinggal nunggu hasilnya. 

Namun pemberitaan mengenai kasus penipuan jual beli tanah sudah terekspos di media, namun penjual tanah yang dilaporkan kiai Jurjiz atas nama Jufri belum dilakukan pemanggilan oleh pihak polres.

Ketika di konfirmasi ke polres melalui Kabag Humas (26/08) Widiarti mengatakan, “Persoalan yang kiai Jurjiz sudah ada yang menangani Bapak-Bapak itu,” katanya singkat. AR

 

 

Berita Terbaru

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dalam momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Lamongan, dirayakan lumayan istimewa…

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Surabaya menggelar Sarasehan Politik yang di hadiri Ketua Umum DPP PPP Muhammad M…

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru.…

Pemkab Tambah Anggaran 10 Miliar, Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Ponorogo

Pemkab Tambah Anggaran 10 Miliar, Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Ponorogo

Minggu, 04 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mempercepat perbaikan jalan yang rusak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menambah anggaran sekitar Rp10 miliar melalui…

Dipicu Emisi Kendaraan dan Debu Jalan, Kasus ISPA Di Surabaya Meningkat

Dipicu Emisi Kendaraan dan Debu Jalan, Kasus ISPA Di Surabaya Meningkat

Minggu, 04 Okt 2026 15:26 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kondisi lingkungan yang dipenuhi debu dan asap kotor hingga emisi kendaraan bermotor di puncak kemarau mengakibatkan lonjakan…