Penuhi Kebutuhan, PHL Kabupaten Sumenep Nyambi Jual Es Kocok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pram, tengah melayani penjual Es Kocok miliknya di jalan  Simpang 3 Situsin Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Pram, tengah melayani penjual Es Kocok miliknya di jalan  Simpang 3 Situsin Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, SUMENEP - Pram, (26) Seorang Pegawai Harian Lepas (PHL) di salah satu instansi di Kab. Sumenep, dalam pandemi covid 19 sambil berjualan Es Kocok di Jalan simpang 3 Jl. Cokro Aminoto  kab. Sumenep

Menurutnya, berjualan Es dirasa sangat produktif di musim kemarau seperti ini, sebab katanya jika hanya mengandalkan gaji 600 ribu sebulan tidak cukup untuk menafkahi istri dan anaknya.

"Saya seorang pekerja tenaga Harian Lepas di salah satu Instansi di Kab. Sumenep, saya di gaji 600 ribu sebulan, sementara untuk nafkah istri dan anak tidak cukup, apalagi anakku baru umur 2 tahun jadi butuh banyak uang untuk beli popok dan susu" katanya kepada Surabaya pagi saat dikunjungi di kios tempat mangkalnya (26/08)

Kata Pram, buka usaha Es kocok itu diawali dari keinginannya untuk berusaha dan berwirausaha, setelah rembuk dengan istrinya kemudian sepakat membuka usaha dengan berjualan Es Kocok selepas pulang kerja dari kantor Jam 16.00 sore sampai jam 09 malam,

"Jadi saya memiliki kerja rutin, selepas pulang kantor saya langsung membuka kios Es Kocok bersama istri saya, dan saya sangat senang karena bisa menikmati berjualan Es Kocok ditemani istri, terkadang ada rasa kasihan sama istri karena pulangnya sampai malam, anak saya takut kedinginan mas " ungkapnya

Selain itu, kata Pram, “Karena Es Kocok masih baru, untuk awal-awal saya promosikan kepada pembeli jadi beli satu bisa dapat dua bungkus, supaya pelanggan bisa mengenal terutama masalah rasa, sebab kata Pram, banyak Es kocok diluaran sana tapi beda rasa dengan resep miliknya. Dalam satu porsi di jual dengan harga 9 ribu untuk harga awal dan promosi, nanti pasti disesuaikan dengan harga pasaran,” kilahnya.

Dikatakan Pram, suasana covid ini, sebenarnya mencetak kita harus berpikir preneur jadi pengusaha, sebab jika mengandalkan gaji jelas tidak cukup apalagi nasibnya yang masih statusnya PHL.

“Jadi jalani saja jangan dilawan,” katanya setengah tersenyum.

Meskipun baru di buka, kata Pram, sudah mulai banyak orang yang datang bahkan sudah memiliki pelanggan, bahkan kedepannya akan membuka kios lagi di berbagai titik di pusat kota, artinya tidak hanya satu kios, Insya Allah akan buka lagi, minimal tiga kios. 

"Mumpung masih muda, harus berjiwa semangat membangun usaha, mungkin ini adalah cara supaya tetap mandiri dan tidak menggantungkan kepada orang tua, semoga diberikan kelancaran kedepannya," tutupnya (AR)

 

Berita Terbaru

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo - PLN kembali menunjukkan respons cepat, sigap, dan terukur dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur, khususnya pada…

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam p…

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …