Bantuan Kuota Data dari Pemerintah, Nggak Ngefek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah siswa belajar daring di warung saat mencari jaringan internet.
Sejumlah siswa belajar daring di warung saat mencari jaringan internet.

i

 

Pembelajaran Daring Membebani Finansial Orang Tua

 

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Selama pandemi Covid-19 khususnya di Kota Kediri, kegiatan belajar mengajar (KBM) juga dilaksanakan melalui sistem dalam jaringan (daring). Kondisi ini pun juga membuat beban berat orang tua murid dalam memenuhi kuota internet.

Orang tua murid juga mengeluh dengan biaya dalam pembelajaran daring. "Untuk kuota internet ini menjadi persolan utama di sistem daring. Terlebih kita hanya mendapat bantuan tidak banyak dalam pembelian kuota," tutur Ajeng salah satu orang tua murid SDN Sukorame 4 kepada Surabayapagi, Rabu (26/8/2020).

Ajeng mengakui sejak adanya pandemi covid-19, sekolah memberikan bantuan kuota internet bagi siswa dalam pembelajaran daring. Bantuan tersebut ada yang dirupakan uang dan pulsa. Namun, besaran bantuan itu di tiap sekolah berbeda kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per siswa.

"Kalau untuk anak saya Rp 20 ribu untuk kuat internet. Cuma besaran itu kita tidak diberi tahu untuk berapa lama dan berapa kali. Bahkan di sekolah lain ada yang saya tahu hanya cuma diberi Rp 10 ribu yang dirupakan pulsa dan sampai saat ini juga belum cair," tandas perempuan berhijab ini.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Kediri, Dr. Ashari mengatakan, bantuan pendidikan berupa paket data untuk siswa yang diambilkan dari dana BOS tersebut kurang efesien meskipun sedikit membantu. Menurutnya, sebab tidak semua siswa bisa mengambil manfaat dari bantuan tersebut.

"Bagi siswa yang memiliki perangkat HP android bisa memanfaatkannya, tapi yang tdk memiliki  bagaimana?. Selain itu bentuk bantuan yang tidak sama antara bantuan berupa uang tunai dengan maksud untuk dibelikan paket data, serta bantuan berupa paket data langsung ini juga menimbulkan rasa ketidakadilan," ujarnya saat dikonfirmasi melalui ponselnya.

Lanjut Ashari, saat ini harusnya pemerintah membahas bagaimana mencari solusi terbaik dalam metode pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Pihaknya nantinya akan menawarkan ide pada pemerintah dalam metode pembelajaran daring tanpa membebankan masyarakat.

"Harusnya kita mencari solusi, misalnya di jenjang SD, mayoritas siswa di sekolah itu kan adalah 1 kelurahan dimana sekolah itu berada. Disitu nanti bisa dibentuk seperti kelompok belajar setiap RW sesuai dengan kelas masing-masing. Kemudian untuk segala sarana dan prasarananya bisa disediakan oleh pemerintah, contohnya mulai alat hingga koneksi internet. Atau bahkan di tiap kelurahan bahkan tingkat RT terkoneksi internet yang nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat semua hingga siswa dalam pembelajaran daring,"tegasnya.

Menjawab masalah tersebut Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri berusaha meringankan kebutuhan baik siswa maupun orang tua murid. Masa pandemi tahun ini Disdik meminta sekolah sederajat dapat mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pengadaan bantuan kuota internet bagi siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto menjelaskan, sejak pandemi pihaknya meminta sekolah untuk menganggarkan bantuan kuota internet dalam pembelajaran daring. Bantuan itu bisa melalui anggaran dana BOS.

"Dari dana BOS memang bisa digunakan sebagian untuk pengadaan kuota internet. Ini sesuai dengan arahan bapak Menteri Pendidikan bahwa dana BOS juga dialokasikan sebagai penanganan Covid-19. Terlebih lagi, saat ini KBM dilaksanakan secara online atau daring," jelasnya, Rabu (26/8/2020).

Kendati demikian, Siswanto mengaku bantuan kuota tersebut tidak bisa ditentukan. Pasalnya, kemampuan anggaran tiap sekolah berbeda. "Jadi bantuan kuota untuk siswa ini kita tidak bisa menyamakan. Sebab kemampuan anggaran BOS tiap sekolah juga berbeda," jelasnya.

Tidak hanya itu, kata Siswanto, saat ini Disdik Kota Kediri tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam membahas bantuan kuota internet untuk tahun 2021. Harapannya selain bantuan dari BOS, Pemerintah Kota Kediri juga menganggarkan melalui APBD.

"Kami ingin, tidak hanya dari dana BOS saja, mengingat dana BOS juga diperuntukkan sebagai operasional sekolah. Jadi, kami merencanakan untuk mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pengadaan kuota internet bagi siswa dan saat ini masih dibahas dengan DPRD," tuturnya. can

 

Berita Terbaru

Kepada Yth. Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Jenderal TNI Purn. H. Prabowo Subianto

Kepada Yth. Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Jenderal TNI Purn. H. Prabowo Subianto

Rabu, 19 Agu 2026 07:54 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – DENGAN HORMAT, saya menulis esai kebudayaan untuk membahas fenomena sosial yang terjadi di Polda Jatim, terkait interaksi saya sebagai m…

Menagih Polisi Presesi

Menagih Polisi Presesi

Rabu, 19 Agu 2026 07:50 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:50 WIB

SURABAYAPAGI.com – PAK Kapolri, Presisi adalah tagline Anda. Anda gunakan kalimat atau frasa pendek yang terdiri dari beberapa kata saja. Saya tahu tagline ini …

Rumah Kos Berincome Rp 500 Juta Setahun akan Dipajaki

Rumah Kos Berincome Rp 500 Juta Setahun akan Dipajaki

Rabu, 19 Agu 2026 07:48 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:48 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari situs resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP), kos-kosan tidak diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2017 tentang…

Menantu Trump, Ditugaskan Bujuk Netanyahu

Menantu Trump, Ditugaskan Bujuk Netanyahu

Rabu, 19 Agu 2026 07:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:46 WIB

SURABAYAPAGI.com - Jared Kushner, menantu dan penasihat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, berkunjung ke Israel untuk bertemu Perdana Menteri (PM)…

Emil Dardak Sudah Kantongi Mandat 38 DPP Demokrat

Emil Dardak Sudah Kantongi Mandat 38 DPP Demokrat

Rabu, 19 Agu 2026 07:43 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:43 WIB

SURABAYAPAGI.com - Emil Elestianto Dardak, diam diam telah mengantongi restu dari 38 DPC Kabupaten/Kota Demokrat se-Jawa Timur untuk maju kembali sebagai calon…

Yaqut Cholil Melawan Jaksa, Ditimpuk Hakim

Yaqut Cholil Melawan Jaksa, Ditimpuk Hakim

Rabu, 19 Agu 2026 07:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua majelis hakim Ni Kadek Susantiani di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (18/8/2026), menolak pengalihan tahanan Mantan Menteri Agama…