DPC PKB Banyuwangi Bulat Dukung Yusuf - Gus Riza

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Joni Subagio.
Joni Subagio.

i

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi- Para kader dan jajaran pengurus DPC PKB Banyuwangi mengaku kecewa atas sikap salah satu kadernya yang secara tiba-tiba mundur setelah disiapkan untuk maju sebagai bakal calon bupati dalam Pilkada 9 Desember nanti.

Sebagaimana diketahui, rekom DPP PKB untuk bakal calon Bupati Banyuwangi akhirnya jatuh ke tangan Yusuf Widyatmoko, yang akan berpasangan dengan Gus Riza dari keluarga besar Ponpes Blokagung.

Informasi yang beredar, mundurnya kader PKB yang sudah digadang-gadang untuk menjadi Bupati Banyuwangi itu adalah karena tekanan dari keluarga besar Ponpes Blokagung. Menurut kabar tersebut, sebelumnya ada intimidasi berupa ancaman yang akan membongkar kasus salah satu keluarganya ke publik bila Munib Syafaat tetap maju dalam Pilkada.

Informasi yang beredar, mundurnya kader PKB atas nama Munif Syafaat yang sudah digadang-gadang untuk menjadi Bupati Banyuwangi itu adalah karena adanya tekanan dari keluarga besar Ponpes Blokagung. Menurut kabar tersebut, sebelumnya ada intimidasi berupa ancaman yang akan membongkar kasus salah satu keluarganya ke publik bila Munib Syafaat tetap maju dalam Pilkada.

Dikonfirmasi masalah tersebut, Ketua DPC PKB, HM Joni Subagio, mengaku baru tahu masalah pengunduran diri Gus Munif itu dari Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar. "Malem, sebelum rekom turun ke Yusuf Widyatmoko, Gus Halim telpon saya dan mengaku kecewa karena tiba-tiba Gus Munif mengundurkan diri," ungkap Joni Subagio.

Dijelaskan, kabar pengunduran diri Gus Munif itu didapatkan DPP dari laporan salah satu pengurus DPC. "Kemudian, saya minta waktu untuk klarifikasi kepada yang bersangkutan. Tetapi tidak bisa dihubungi. Termasuk juga pengurus DPC yang disebut oleh Gus Halim. Dan malam itu saya hanya diberi waktu satu jam. Setelah itu DPC diminta membuat surat pengajuan calon atas nama Yusuf - Gus Riza. Karena waktunya memang sudah mepet," beber Joni, tentang kronologi turunnya rekom partai untuk pasangan Yusuf - Gus Riza.

Untuk mendapat penjelasan langsung dari yang bersangkutan, DPC PKB menggelar rapat dengan agenda utama klarifikasi dan konsolidasi yang digelar Kamis (27/8). Namun, Gus Munif tidak hadir dan hanya diwakilkan kepada anaknya. "Ya sudahlah. Partai sudah memutuskan, dan kita wajib menjalankan. Kita harus tetap menjaga marwah partai," tegas Joni, yang mengaku tidak menafikan adanya konspirasi dibalik pengunduran diri Gus Munif. Bud

Berita Terbaru

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…