Mengenal Kanker Usus Besar, Penyebab Meninggalnya Chadwick Boseman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Chadwick Boseman meninggal dunia akibat kanker usus besar. SP/ CNN
Chadwick Boseman meninggal dunia akibat kanker usus besar. SP/ CNN

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - readyAktor Hollywood film superhero Black Panther, Chadwick Boseman, meninggal dunia pada Jumat (28/8) malam di Los Angeles, Amerika Serikat. Ia meninggal setelah mengidap kanker usus besar sejak 2016. 

Dari studi yang dilakukan American Gastroenterological Association (AGA), kanker usus besar merupakan kanker paling membunuh kedua di AS.

Pada stadium awal, pengidap kanker usus besar biasanya tak merasakan gejala apa pun. Umumnya, penderita kerap mengalami pendarahan saat buang air besar.

Selain itu, mereka juga mengalami diare/sembelit dan perut kembung yang berkepanjangan. Gejala lainnya adalah kerap kram atau sakit di daerah perut.

Apabila sudah memasuki stadium lanjut, penderita kanker usus besar akan kerap merasa kelelahan, sulit BAB, penurunan bentuk tinja lebih dari sebulan, dan berat badan yang turun drastis.

Untuk itu, penderita disarankan segera berkonsultasi ke dokter jika merasakan gejala-gejala tersebut agar dapat ditangani sebelum terlambat.

Hingga kini belum diketahui jelas penyebab kanker usus besar. Namun, kurangnya asupan serat seperti sayur-sayur hijau, jarang olahraga, dan merokok diduga memicu kanker usus besar. Faktor genetik juga disebut menjadi penyebab.

Kanker usus besar sendiri tergolong sebagai tumor ganas yang berawal dari tumor jinak dan dikenal dengan istilah polip.

Siapa saja berisiko terhadap kanker usus besar. Namun, orang-orang berusia di atas 45 tahun disarankan untuk memindai (scan) perut atau memeriksakan diri secara berkala. Memeriksa tinja secara rutin juga menjadi salah satu cara lain untuk mendeteksi kanker usus besar.

Untuk mencegahnya, lakukan olahraga rutin, mengonsumsi makanan dan minuman berserat, menjaga berat badan ideal, tidak merokok, dan menghindari minuman beralkohol.  dsy2

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…