Unair Tunggu Priview BPOM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof. Mohammad Nasih.SP/BYTA
Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof. Mohammad Nasih.SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - 5 obat kombinasi yang merupakan penelitian dari Tim Universitas Airlangga Surabaya dan bekerjasama dengan BIN nampaknya belum mendapat titik terang, pasalnya belum ada keterangan lanjutan dari pihak BPOM.

Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof. Mohammad Nasih yang ditemui seusai membuka PKKMB online pada Selasa (01/09/20) kemudian menjelaskan perkembangan dari 5 kombinasi obat tersebut.

"Kita sejauh ini menunggu hasil evaluasi dari kawan-kawan di BPOM, dan kita juga sudah berusaha untuk melengkapi, menyempurnakan berbagai hal yang di harapkan untuk bisa disempurnakan berbagai macam pertanyaan yang di berikan oleh BPOM," jelasnya.

Prof. Nasih berharap bila jawaban dari pihak Unair dapat memuaskan pihak BPOM. Unair kan segera melakukan perbaikan dari hasil evaluasi.

"Bila ada pertanyaan lagi yang harus kita jawab ya kita jawab, apa yang perlu kita sempurnakan maka kita sempurnakan," katanya.

Sejauh ini, Unair juga belum mendapat perintah untuk melakukan uji klinis ulang.

"Masih di prievew BPOM, nanti sinyalnya seperti apa kita masih menunggu. Harapan kita ya tidak, tapi itu menjadi kewenangan dari BPOM," terangnya.

Prof. Nasih mengungkapkan bila Unair nantinya akan terbuka dengan semua masukan maupun otoritas data yang yang ada dan tidak dapat menentukan target lanjutan.

"Kami menunggu evaluasinya untuk bisa kami sempurnakan dan kami sangat terbuka untuk menerima banyak masukan dari otoritas data yang ada. Tidak ada target yang ada, kan pekerjaan kita sebagai peneliti tidak perlu sampai ke target kapan," pungkasnya.Byt

 

Berita Terbaru

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 30 penyedia makan minum melakukan penandatanganan kontrak payung harga konsolidasi bersama Pemerintah Kota …

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan…

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Jokowi, hanya tengah menunjukkan ambisi kekuasaan tanpa batas." Guntur RomliJuru Bicara PDIP SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian kepala kerbau diinjak…

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang dugaan korupsi yang menjerat eks Bupati Pati, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang berakhir ricuh. Ini usai majelis hakim…

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

"Memang teman-teman variasi besaran penghasilan berbeda, dan jauh sekali. Saya nggak enak menyampaikan di Jakarta, ada yang dapatnya, orderan sebulan…

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku pelanggaran privasi terhadap grup K-Pop paling populer sedunia itu kini dihukum penjara. Pelaku pelanggaran privasi grup…