Todongkan Polisi Pistol, Bandar Narkoba Ditembak Mati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jenazah tersangka DP, yang diduga bandar narkoba jaringan lapas. SP/Jemmy/Julian
Jenazah tersangka DP, yang diduga bandar narkoba jaringan lapas. SP/Jemmy/Julian

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam rangka tumpas Narkoba Semeru 2020, Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya tak main-main dalam memberantas para  Bandar narkoba. Terbaru, pelaku yang diduga pengedar narkotika jenis sabu harus dikirim ke akhirat (tembak mati) setelah mencoba melawan petugas dengan senjata tajam dan Pistol saat ditangkap. 

Selain pelaku yang ditembak mati berinisial DP (40). Polisi menyita beberapa barang bukti seperti sabu-sabu (SS), sepucuk senapan, Pistol empat buah senjata tajam (sajam). Pelaku ini terpaksa diberi tindakan tegas setelah mencoba melawan petugas saat hendak menangkapnya dan diduga adalah pengedar jaringan Lapas.

Dalam proses penangkapannya, Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengungkapkan jika penangkapan tersangka adalah hasil pengembangan kasus. “Untuk sementara kita menangkapnya di Surabaya kemudian dilakukan pengembangan. Kemudian mengarah ke Lawang,” ungkap AKBP Memo Ardian.

Diketahui, dari penangkapan tersebut polisi menyita sedikitnya 15 bungkus sabu-sabu siap edar, dengan berat jumlah lebih dari 5 kilogram. Namun, terkait jumlah pastinya polisi mengaku masih enggan menjelaskan. “Saat ini masih kami labforkan dan hitung jumlah barang buktinya. Yang pasti kami temukan belasan bungkus kantong abon yang berisi sabu,” tandasnya.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian membenarkan adanya penangkapan tersebut. Anggotanya terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku ini karena sempat melawan menggunakan Pistol dan membawa sajam.

“Tersangka memang mempersiapkan diri seaktu-waktu akan ditangkap polisi. Kami temukan pisau ramontina, satu pisau lipat dan sebuah pistol jenis Air Softgun di dalam tas yang dikenakan tersangka,” ungkap Memo.

Petugas sempat melarikan pelaku ke rumah sakit namun meninggal dunia saat dalam perjalanan. "Kita berupaya melarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong. Saat ini, jasad pelaku sudah dibawa ke Pusdik Gasum Porong untuk diotopsi," sebut AKBP Memo, Rabu (2/9/2020).

Kasat menambahkan jika detail terkait penangkapan serta sepak terjang pelaku ini hingga ditembak mati oleh Petugas akan dijelaskan secara rinci oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Isir. "Nanti akan diungkap dan dirilis oleh Kapolrestabes," tutup Memo. jem/tyn

 

Berita Terbaru

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI com, Pasuruan – Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo pada hari Senin, 30 Maret 2026 menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun A…

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…